Valve Naikkan Harga Steam Deck OLED Secara Signifikan

Share

Valve kembali memasarkan konsol genggam Steam Deck OLED setelah sempat mengalami kekosongan stok sejak Februari 2026, namun penjualan ini disertai dengan lonjakan harga perangkat yang cukup signifikan pada Jumat (29/5/2026).

Kenaikan harga ini membuat varian terendah dengan kapasitas penyimpanan 512GB kini dibanderol seharga USD 789 (Rp 14 jutaan) dari harga sebelumnya yang hanya USD 549 (Rp 9,8 jutaan), sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Adapun untuk varian Steam Deck OLED dengan kapasitas penyimpanan sebesar 1TB mengalami kenaikan menjadi USD 949 (Rp 16,9 jutaan) setelah sebelumnya dipasarkan pada harga USD 649 (Rp 11,6 jutaan).

"Harga baru ini mencerminkan kondisi terkini harga komponen dan tantangan logistik global lainnya di seluruh industri secara keseluruhan," kata Valve dalam pengumumannya, seperti dikutip dari IGN, Jumat (29/5/2026).

Lonjakan harga tersebut tidak hanya berdampak pada unit baru, melainkan juga menyasar versi rekondisi resmi yang dijual langsung melalui platform Steam.

Steam Deck OLED versi rekondisi dengan kapasitas varian 512GB kini dipatok seharga USD 629, sedangkan untuk varian 1TB dipasarkan dengan harga USD 759.

Sebaliknya, penyesuaian harga ini untungnya tidak menyentuh versi rekondisi untuk model Steam Deck LCD yang masih dipertahankan mulai dari USD 279 untuk kapasitas penyimpanan 64GB.

Langkah menaikkan harga konsol yang telah menginjak usia tiga tahun ini terbilang tidak biasa karena harga perangkat elektronik umumnya menurun seiring waktu, namun krisis memori global menjadi pemicu utama kenaikan harga mayoritas gawai saat ini.

Kebijakan menaikkan harga perangkat ini juga diterapkan oleh tiga produsen konsol besar lainnya, yakni Xbox, PlayStation, dan Nintendo, meskipun lonjakan harga yang ditetapkan oleh Valve merupakan yang paling tinggi.

Sebagai perbandingan, PlayStation 5 reguler saat ini dipasarkan dengan harga USD 150 hingga USD 200 lebih mahal daripada harga peluncurannya pada tahun 2020, sementara Nintendo Switch 2 yang belum genap setahun dirilis sudah mengalami kenaikan sebesar USD 50.

Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemain game yang tengah menantikan kehadiran Steam Machine yang dijadwalkan meluncur tahun ini, karena Valve belum mengumumkan harga resminya dan muncul kecemasan perangkat tersebut akan lebih mahal daripada PC.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Konsol Game Steam Deck Valve
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author