Valve Ingin Turunkan Harga Steam Machine Menjadi Lebih Terjangkau
Pengumuman resmi mengenai harga Steam Machine dari Valve memicu reaksi dari kalangan gamer yang menganggap Mini PC tersebut terlalu mahal. Lonjakan harga komponen hardware akibat krisis RAM memaksa Valve menetapkan harga perangkat ini hingga menembus angka lebih dari $1000.
Meski demikian, pihak perusahaan sebenarnya menyimpan keinginan agar banderol harga Mini PC baru mereka dapat menjadi lebih murah di masa mendatang, seperti dilansir dari Gamebrott.
Insinyur Valve, Pierre-Loup Griffais, memberikan tanggapan terkait rencana penurunan harga ini saat diwawancarai oleh Digital Foundry. Evaluasi harga ini menjadi sorotan karena nilai jual Steam Machine dirasa tinggi, bahkan melampaui harga konsol PS5 setelah mengalami kenaikan.
Menurut Pierre-Loup Griffais, menetapkan harga perangkat yang tinggi tidak memberikan keuntungan bagi misi perusahaan.
"Tidak ada gunanya bagi kami mempertahankan harga perangkat tersebut tetap tinggi. Perangkat itu dimaksudkan untuk menjadi sarana yang bisa memperkuat hubungan antara orang-orang dengan game mereka, dan itu bukan sesuatu yang kami coba jual kepada orang-orang demi alasan lain. Bagi kami, semakin murah, semakin baik."
Di sisi lain, Yazan Aldehayyat yang juga merupakan teknisi di Valve, memberikan pandangan yang lebih realistis mengenai situasi industri saat ini. Ia mengungkapkan tantangan besar dalam memprediksi masa depan pasar, mengingat kondisi internal industri yang membuat Valve bersikap kurang optimis.
Situasi sulit ini rupanya turut dirasakan oleh berbagai pelaku industri lainnya. Saat ini, pergerakan pasar menjadi satu-satunya indikator yang dapat dipantau, terutama setelah produsen semikonduktor Micron mengunci harga produk mereka pada tingkat yang sangat tinggi dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.
Yazan Aldehayyat menyatakan harapan pribadinya agar Steam Machine dapat dipasarkan dengan harga yang jauh lebih murah. Langkah tersebut diharapkan mampu membuat Mini PC ini menjangkau pasar yang lebih luas, walaupun rencana ini sulit direalisasikan dalam waktu dekat akibat kendala pasokan komponen.