Universitas Padjadjaran Loloskan 3196 Calon Mahasiswa Lewat SNBT 2026
Sebanyak 3.196 calon mahasiswa baru dinyatakan lolos ke Universitas Padjadjaran (Unpad) melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 yang diumumkan pada Senin, 25 Mei 2026. Data pendaftar yang dirilis menunjukkan institusi ini diminati oleh puluhan ribu peserta.
Peminat yang mendaftar ke Unpad pada jalur SNBT tahun ini mencapai 80.541 orang. Berdasarkan laporan volume pendaftar tersebut, Unpad menempati peringkat keenam sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Akademik dengan jumlah peminat paling banyak, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Rektor Unpad memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta yang telah berhasil melewati proses seleksi ketat tersebut.
"Selamat kepada anda yang berhasil diterima di Unpad. Keberhasilan ini patut disyukuri dan menjadi awal perjalanan untuk tumbuh menjadi insan unggul, berintegritas dan bermasyarakat bagi masyarakat," ujar Prof Arief S Kartasasmita, Rektor Unpad.
Proses administrasi berikutnya mewajibkan seluruh peserta yang lolos untuk melakukan registrasi ulang secara daring. Pihak universitas menjadwalkan masa daftar ulang tersebut mulai 26 Mei hingga 3 Juni 2026 pada pukul 17.00 WIB.
Pihak manajemen kampus juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak keluarga atas kepercayaan yang diberikan dalam menempuh pendidikan tinggi.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua dan keluarga yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk menempuh pendidikan di Universitas Padjadjaran. Kepercayaan ini akan kami jaga dengan sebaik-baiknya," kata Prof Arief S Kartasasmita, Rektor Unpad.
Bagi masyarakat yang belum berhasil pada jalur seleksi nasional ini, institusi masih menyediakan kesempatan melalui seleksi mandiri. Seleksi Mandiri Unpad (SMUP) menyediakan opsi menggunakan skema ujian serta kombinasi nilai rapor dan nilai UTBK.
Proses pendaftaran SMUP dijadwalkan buka mulai 2 Juni 2026. Pelaksanaan ujian tertulis untuk skema ujian dan rapor bakal diselenggarakan pada 10 hingga 11 Juni 2026, sedangkan skema UTBK dan rapor hanya akan menyeleksi komponen nilai yang sudah ada tanpa ujian tambahan.
Selain jalur mandiri reguler, pihak universitas bersiap membuka International Undergraduate Program (IUP) gelombang ketiga. Jadwal resmi pembukaan pendaftaran kelas internasional tersebut akan dipublikasikan menyusul dalam waktu dekat.