Universitas Padjadjaran Buka Program Studi Doktor Fisika Baru

Share

Universitas Padjadjaran membuka program studi baru Doktor Fisika pada semester ganjil tahun akademik 2026/2027 untuk memperkuat bidang Science, Technology, Engineering and Mathematics, sejalan dengan laporan dari Detikcom pada Jumat, 10 Juli 2026.

Pengembangan ilmu fisika serta dukungan terhadap inovasi teknologi berkelanjutan menjadi target utama dari pendirian program studi strata tiga tersebut.

"Fisika ini menjadi salah satu bagian dari basic science atau kalau saat ini biasanya lebih dikenal dengan nama STEM, yaitu Science, Technology, Engineering and Mathematics. Salah satu bagian dari STEM itu adalah fisika, yang mempelajari semua fenomena yang ada di alam," ujar Ketua Program Studi Doktor Fisika Unpad, Lusi Safriani, Ph D.

Kurikulum prodi S3 Fisika Unpad mengusung konsep fisika berkelanjutan yang menitikberatkan keseimbangan teori dan penelitian demi mendukung pencapaian Sustainable Development Goals.

"Sebagian besar kurikulumnya adalah melakukan penelitian. Penelitian tersebut diharapkan dapat menjawab tantangan teknologi yang ada dan menjawab kebutuhan masyarakat," jelas Lusi Safriani, Ph D.

Prodi ini menyediakan lima minat pendalaman yang meliputi instrumentasi, lingkungan, geofisika, material maju, hingga nanoteknologi dengan didukung oleh fasilitas laboratorium lengkap serta 17 dosen pengampu termasuk enam profesor.

"Lulusan prodi ini diharapkan dapat menggali permasalahan-permasalahan yang dapat diselesaikan dengan ilmu fisika. Kompetensinya, mereka dapat melakukan penelitian secara mandiri untuk menjawab tantangan baik dari industri maupun dari masyarakat," papar Lusi Safriani, Ph D.

Pihak pengelola program studi juga menyediakan ruang komunikasi interaktif bagi calon mahasiswa yang ingin berkonsultasi mengenai rencana studi lanjut ini melalui media sosial.

"Kami sangat terbuka untuk berdiskusi. Silakan bisa bertanya apa pun, bisa melalui Instagram Fisika Unpad sebelum memutuskan untuk lanjut studi di Program Studi Doktor Fisika," ajak Lusi Safriani, Ph D.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author