Universitas Negeri Malang Buka Program Magister Pendidikan Jarak Jauh

Share

Universitas Negeri Malang resmi meluncurkan program Magister Pendidikan Jarak Jauh untuk Tahun Akademik 2026/2027 guna memfasilitasi pembelajaran daring secara penuh bagi mahasiswa di luar daerah. Informasi pembukaan program pascasarjana baru ini dilansir dari Detikcom pada Kamis, 2 Juli 2026.

Langkah strategis tersebut diambil setelah pihak universitas melakukan survei terhadap 1.587 calon mahasiswa. Hasil pendataan menunjukkan adanya minat yang sangat tinggi dari masyarakat, terutama mereka yang berdomisili di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang menghadapi keterbatasan akses ke pendidikan pascasarjana.

Wakil Rektor I Universitas Negeri Malang, Prof Ibrahim Bafadal memaparkan bahwa program baru ini menjadi solusi atas besarnya kebutuhan terhadap pendidikan magister yang fleksibel namun memiliki standar mutu yang tetap terjaga.

"Untuk merespons tingginya permintaan masyarakat di luar Kota Malang, UM resmi merintis program PJJ tingkat Magister (S2)," tutur Ibrahim Bafadal, Wakil Rektor I Universitas Negeri Malang.

Program ini menyasar para guru dan tenaga kependidikan sebagai prioritas utama agar mereka dapat meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus meninggalkan daerah asal maupun pekerjaan sehari-hari.

"Program ini dirancang bagi para profesional atau guru yang terkendala jarak namun ingin meningkatkan kualifikasi akademik tanpa melanggar regulasi pemerintah," ujar Ibrahim Bafadal, Wakil Rektor I Universitas Negeri Malang.

Pihak rektorat menjamin seluruh aspek penyelenggaraan program ini telah mendapatkan izin resmi dan memiliki status akreditasi yang setara dengan program reguler tatap muka.

"Seluruh kurikulum, dosen, hingga standar akademiknya identik dengan kelas tatap muka, sehingga kualitas lulusan tetap terjamin," tegas Universitas Negeri Malang.

Per 1 Juli 2026, tercatat sudah ada empat program studi yang terdaftar resmi di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, yaitu S2 Pendidikan Bahasa Inggris, S2 Pendidikan Matematika, S2 Pendidikan Dasar, dan S2 Teknologi Pendidikan. Universitas Negeri Malang juga tengah merampungkan proses administrasi akhir untuk dua program studi lain, yakni S2 Pendidikan Nonformal dan S2 Pendidikan Bahasa Indonesia.

Sistem perkuliahan nantinya menerapkan metode hybrid dengan mengandalkan platform Learning Management System Sipejar yang berkapasitas hingga 40 ribu pengguna. Selain itu, universitas menyediakan Unit Program Belajar Jarak Jauh di Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Tana Tidung dengan dukungan mentor lokal tersertifikasi.

"Keberadaan Pusat Belajar Jarak Jauh (PBJJ) di Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Tana Tidung semakin memperkuat layanan akademik sekaligus menjadi pusat pendampingan mahasiswa di daerah," sambung Ibrahim Bafadal, Wakil Rektor I Universitas Negeri Malang.

Hingga saat ini, sistem Seleksi Mahasiswa Baru Universitas Negeri Malang terpantau masih membuka pendaftaran untuk jalur magister reguler, sementara jadwal spesifik untuk jalur Pendidikan Jarak Jauh belum diumumkan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author