UNESCO Lindungi Wat Phra Mahathat Candi Tanpa Bayangan Thailand

Share

UNESCO resmi menetapkan Wat Phra Mahathat Woramahawihan di Provinsi Nakhon Si Thammarat, Thailand, sebagai salah satu dari 25 situs budaya terbaru yang masuk dalam daftar perlindungan dunia. Penetapan ini menegaskan posisi biara kerajaan kelas satu tersebut sebagai pusat keagamaan Buddha regional yang telah berdiri kokoh sejak abad ke-8, seperti dikutip dari Detik Travel. Kompleks suci ini menyimpan kekayaan sejarah panjang, akulturasi budaya lintas samudra, serta nilai arsitektur memukau yang bertahan selama lebih dari 1.500 tahun.

Daya tarik paling menonjol dari kompleks percandian ini berpusat pada Phra Borommathat Chedi, sebuah bangunan stupa megah yang mengusung gaya arsitektur Lanka.

Stupa yang menjulang setinggi 55,78 meter tersebut dibangun pertama kali oleh Phra Chao Si Thammasokarat pada tahun 1176 sebagai tempat penyimpanan relik suci Buddha. Bagian puncak bangunan stupa dilapisi oleh emas murni seberat 6,80 meter yang memancarkan keagungan arsitektur keagamaan Thailand masa lampau.

Hingga kini, para umat Buddha kerap mendatangi lokasi ini untuk mempersembahkan berbagai barang berharga sebagai simbol penghormatan demi mencapai Nirvana. Selain itu, terdapat tradisi tahunan berupa ritual pembungkusan kain suci pada stupa yang diyakini masyarakat setempat dapat mengabulkan beragam permohonan spiritual.

Fenomena Misterius Candi Tanpa Bayangan

Di samping kemegahan fisiknya, kompleks Wat Phra Mahathat Woramahawihan menyimpan satu fenomena unik yang menarik perhatian wisatawan serta peneliti dunia. Bangunan Phra Borommathat Chedi dijuluki masyarakat sebagai Candi Tanpa Bayangan karena stupa tersebut sama sekali tidak memproyeksikan bayangan di permukaan tanah. Keanehan ini tetap terjadi dari sudut manapun sinar matahari memancar dan menyinari stupa sepanjang hari.

Hingga saat ini, belum ada ilmuwan atau peneliti yang mampu memberikan penjelasan logis secara ilmiah mengenai penyebab fenomena tanpa bayangan tersebut.

Keajaiban tersembunyi ini menjadikan biara kuno Thailand tersebut sebagai salah satu destinasi wisata religi paling memikat bagi pelancong mancanegara. Kompleks ini juga dilengkapi berbagai wihan penting serta patung pelindung suci Chatukam Ramathep yang sangat populer di kalangan peziarah. Seluruh keunikan arsitektur, sejarah, dan misteri yang terjaga membawa biara ini resmi berada di bawah naungan perlindungan UNESCO.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author