UMY Buka Rekrutmen Dosen S1 2026 sampai 30 Agustus

Share

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) resmi membuka lowongan rekrutmen untuk posisi dosen jenjang Sarjana (S1). Kesempatan bergabung menjadi tenaga pengajar di salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka ini terbuka hingga 30 Agustus 2026.

Kabar pembukaan lowongan kerja ini dilansir dari Detikcom. Kampus swasta asal Yogyakarta tersebut menempati peringkat ketiga PTS terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings 2027, sejajar dengan BINUS University serta Telkom University.

Pada periode kali ini, pihak kampus mengalokasikan formasi pengajar untuk empat program studi jenjang S1. Informasi resmi terkait pembukaan lowongan ini diumumkan melalui akun Instagram resmi kearsipan SDM kampus di @dsdmumy.

Pelamar yang berminat mengisi posisi dosen di UMY diwajibkan memenuhi dan melengkapi sejumlah dokumen persyaratan administrasi. Seluruh berkas harus disiapkan sesuai dengan ketentuan lembaga.

Berikut adalah rincian berkas serta syarat pendaftaran yang wajib dipenuhi oleh setiap calon pelamar:

  • Scan KTP asli yang masih berlaku.
  • Scan Ijazah dan transkrip nilai Jenjang S1, S2, serta S3.
  • Surat keterangan studi dan transkrip nilai semester berjalan bagi pelamar lulusan S2 yang sedang menempuh pendidikan S3 (ongoing).
  • Surat keterangan lulus atau surat rekomendasi dari profesor yang menyatakan pelamar telah menyelesaikan studi S3 dan sedang menunggu pelaksanaan wisuda.
  • Surat keterangan penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek bagi pelamar lulusan luar negeri. Jika proses penyetaraan masih berjalan, pelamar dapat mengunggah bukti proses penyetaraan dari sistem Dikti.
  • Daftar riwayat hidup (CV) terbaru.
  • File pasfoto berwarna terbaru.
  • Surat pernyataan tidak sedang terikat kontrak kerja, perjanjian kerja, atau ikatan dinas pada instansi lain yang dibubuhi e-materai.
  • Surat pernyataan tidak pernah dihukum penjara atau pidana yang dibubuhi e-materai.
  • Surat pernyataan bersedia untuk terikat dan mengabdi di UMY.
  • Bukti sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS yang masih berlaku dari lembaga tersertifikasi ETS.
  • Bukti sertifikat pendukung lainnya yang sesuai dengan bidang kompetensi akademik.
  • Bukti publikasi karya ilmiah yang pernah dihasilkan.
Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author