Tujuh Buruh Tambang di India Temukan Berlian 17,96 Karat
Tujuh buruh harian menemukan berlian mentah berkualitas permata seberat 17,96 karat senilai Rp935 juta di lahan sewaan Desa Sarokha, Distrik Panna, India tengah, pada Senin (10/8/2026).
Pejabat verifikasi pertambangan Panna, Ravi Patel, mengonfirmasi bahwa batu mulia tersebut tergolong kualitas terbaik untuk jenis berlian alami. Batu tersebut dijadwalkan masuk ke dalam lelang triwulanan pada paruh pertama Oktober 2026.
Pemerintah setempat akan mengambil royalti sebesar 12 persen dari hasil lelang yang diikuti pembeli domestik dan internasional. Sisa dana penjualan bakal dibagi rata kepada tujuh buruh tambang tersebut.
Penemuan ini berawal saat salah satu penyewa tambang, Akhilesh Pal, memeriksa area tambang setelah dilanda hujan deras. Lahan yang disewa murah sejak dua tahun lalu itu sempat ditutup selama setahun karena tidak membuahkan hasil.
"Kami telah menambang di sana selama sekitar dua tahun, tetapi kami tidak beruntung, jadi kami menutup tambang itu selama setahun. Kami telah memulai tambang lain tepat di sebelahnya," kata Akhilesh Pal, penyewa tambang Desa Sarokha.
Para pekerja sempat memindahkan aktivitas penggalian ke lokasi baru yang berada tepat di samping lahan lama sebelum batu tersebut ditemukan.
"Ketika kami pergi ke sana untuk memeriksa yang baru, kami juga melihat ke dalam tambang lama, dan di situlah kami menemukannya – tepat di atasnya," tambah Akhilesh Pal.
Kawasan Panna di negara bagian Madhya Pradesh menyimpan sebagian besar cadangan berlian India, tetapi wilayah ini tergolong daerah tertinggal dengan tingkat kemiskinan dan pengangguran tinggi. Sebagian besar buruh harian di sana bekerja untuk pemegang hak sewa sehingga jarang menikmati hasil penjualan berlian.
Media lokal melaporkan bahwa tiga dari tujuh buruh tersebut berencana menggunakan uang hasil lelang berlian untuk membiayai pernikahan mereka.