Donald Trump Mengaku Tidak Peduli Kesepakatan Damai AS dengan Iran

Share

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan ketidakpeduliannya terhadap kesepakatan damai antara negaranya dan Iran demi mencegah Teheran memiliki senjata nuklir. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara singkat dengan jaringan televisi kabel AS, NewsNation, yang dilansir dari Detikcom pada Minggu (19/7/2026). Sikap keras ini muncul setelah Teheran mengumumkan bahwa mereka tidak lagi mematuhi nota kesepahaman (MoU) AS-Iran yang ditandatangani pada pertengahan Juni lalu.

Kesepakatan itu awalnya ditujukan untuk mengakhiri perang yang dipicu oleh AS dan Israel sejak Februari. Saat dimintai tanggapan mengenai keputusan sepihak Teheran yang melanggar nota kesepahaman tersebut, pemimpin AS itu memberikan respons singkat.

"Saya tidak peduli." kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat (AS).

Trump kembali menegaskan bahwa fokus utama dari konflik ini adalah memastikan Iran tidak menguasai teknologi senjata nuklir. Sementara itu, situasi di lapangan dilaporkan kembali memanas dengan adanya aksi saling serang antar kedua negara. Eskalasi pertempuran terbaru ini berakar dari ketidaksepakatan kedua belah pihak terkait pengelolaan kawasan Selat Hormuz. Dampak konflik tersebut kini mulai meluas ke wilayah lain di Semenanjung Arab.

Kondisi keamanan yang memburuk di kawasan itu dikonfirmasi dengan adanya korban jiwa dari pihak militer Amerika Serikat. Dua prajurit AS dilaporkan tewas di Yordania akibat hantaman rudal balistik serta serangan pesawat nirawak (drone) yang diluncurkan oleh pihak Iran.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author