Truk Rem Blong Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi
Sebuah truk boks diduga mengalami rem blong dan menghantam sejumlah sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Senin, 29 Juni 2026 pukul 08.45 WIB.
Insiden maut tersebut mengakibatkan satu orang pengemudi ojek online meninggal dunia di lokasi kejadian serta menyebabkan sembilan orang lainnya mengalami luka-luka.
Kepolisian Resort Metro Bekasi Kota melaporkan bahwa kendaraan niaga Isuzu bernomor polisi B 9916 TXT itu awalnya melaju dari arah Gerbang Tol Bekasi Barat menuju Terminal Bekasi sebelum kehilangan kendali di tempat kejadian perkara.
“Diduga kendaraan truk boks bernomor polisi B-9916-TXT rem blong dari arah selatan menuju Utara. Setibanya di TKP Membentur beberapa motor yang ada di depannya,” kata Iptu Rojali, Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota.
Petugas kepolisian langsung melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan identitas sopir, serta mengevakuasi para korban ke beberapa rumah sakit terdekat termasuk RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid.
“Satu orang meninggal dunia atas nama Sukanta dan beberapa pengendara dan penumpang mengalami luka luka,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bekasi bergerak cepat memastikan seluruh biaya perawatan medis para korban ditanggung sepenuhnya melalui mekanisme penjaminan yang berlaku.
“Tujuh (korban), satu yang meninggal, enamnya luka-luka,” ujar Harris, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat mendatangi RSUD Kota Bekasi.
Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa penanganan administrasi kependudukan tidak akan menghambat proses pengobatan medis bagi para korban selamat yang kini dirawat di beberapa faskes.
"Insyaallah dari Jasa Raharja juga sudah hadir, begitu juga BPJS Ketenagakerjaan yang akan meng-cover seluruh biaya dan memberikan santunan kepada almarhum korban yang meninggal," jelasnya.
Berdasarkan data medis terakhir, sebagian besar korban luka ringan telah diperbolehkan pulang ke rumah sementara evaluasi keselamatan transportasi jalan di area tersebut akan segera dilakukan.
"Luka berat ada satu orang yang masih dirawat. Sekitar tiga orang masih menjalani perawatan, sementara yang lain sudah pulang," tambah Harris.
Pemerintah daerah setempat menyampaikan rasa duka mendalam dan berkomitmen melakukan investigasi menyeluruh atas kelaikan jalan armada angkutan barang tersebut.
"Informasi sementara karena rem blong. Truk besar itu mengalami rem blong sehingga tidak bisa berhenti dan menghantam sepeda motor yang berada di depannya. Kami turut berdukacita," ungkap Harris.