5 Tradisi Kuliner Dunia yang Diakui Warisan Budaya UNESCO
Published
·
1 Reads
UNESCO mengakui berbagai tradisi kuliner khas dari berbagai negara sebagai bagian dari Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda untuk melestarikan peradaban dan identitas suatu bangsa. Dilansir dari strainsider.com, berikut adalah 5 tradisi kuliner dunia yang diakui oleh UNESCO.
- Kopi Arab — Ritual harian menyajikan dan meminum kopi Arab di Oman, Qatar, Yordania, Arab Saudi, dan UEA yang menggunakan rempah kapulaga serta diseduh dengan kuwar sebagai simbol keramahtamahan.
- Pembuatan roti baguette di Prancis — Ditetapkan sebagai warisan budaya pada tahun 2022, roti ikonik ini merupakan simbol penting masyarakat Prancis yang kini dilindungi di tengah gempuran tren adonan sourdough dan supermarket modern.
- Pemburuan dan ekstraksi truffle di Italia — Masuk daftar UNESCO pada Desember 2021, tradisi berabad-abad di Piedmont, Umbria, Tuscany, dan Emilia-Romagna ini mengombinasikan pengetahuan leluhur dan bantuan penciuman anjing terlatih untuk melacak jamur bernilai tinggi.
- Pusat jajanan kaki lima unik di Singapura — Diakui pada tahun 2020 sebagai ruang makan komunal yang menyatukan masyarakat multikultural melalui sajian masakan Melayu, India, dan China di hawker stall center.
- Kimjang, pembuatan kimchi di Korea — Tradisi gotong royong keluarga Korea pada akhir musim gulung untuk membuat kimchi dalam jumlah besar sebagai persiapan musim dingin, yang diakui UNESCO pada tahun 2013.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author