by

Total 1.172 Petugas TPS Terjangkit Virus Corona

Badan Pengawas Pemilu menemukan masih banyak petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang terindikasi positif Covid-19 hadir dan bertugas di tempat pemungutan suara.

“Kejadian itu ada pada 1.172 TPS. Itu harus ditindaklanjuti dengan mengecek apakah mereka sudah sembuh atau belum,” ujar Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin saat konferensi pers, Kamis (10/12/2020).

Di Tomohon, Sulawesi Utara kata dia ada seorang petugas yang mendapatkan hasil uji swab positif saat bertugas.

Baca Juga  Penegasan Presiden Jokowi di ASEAN, Mendorong Lebih Cepat Pemutusan Pandemi

Sebelumnya petugas tersebut mengikuti tes cepat antibody dengan hasil nonreaktif, kata Afif. Temuan lain adalah tidak ada fasilitas cuci tangan, ditemukan pada 1.454 TPS.

Selain itu juga ditemukan TPS yang tidak menyediakan bilik khusus bagi pemilih dengan suhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius.

Protokol kesehatan seperti itu, kata dia diatur oleh KPU dalam Pilkada tahun ini.

Baca Juga  Pesawat Hercules Bantu Warga Pulang Kampung, Azis Syamsuddin: Gotong-Royong Kunci Utama

“Untuk yang positif Covid-19 itu situasinya memang tidak mudah mendapat pengganti petugas KPPS, mekanisme penggantian juga tidak diatur oleh KPU,” ujar dia.

Selain itu ada perlengkapan pemungutan suara kurang, seperti surat suara dan formulir hasil.

Komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan pihaknya juga menemukan beberapa kejadian khusus.

Antara lain saksi pasangan calon tidak menyaksikan pemungutan suara bagi pemilih di lokasi karantina, TPS roboh karena tertiup angin; pemilih tidak menandatangani daftar hadir.

Baca Juga  Pesan Mas Dibyo untuk Penyelenggara: Kedepankanlah Integritas Sebagai Gaya Hidup

Lalu pengawas TPS dilarang membawa ponsel ke TPS oleh KPPS; pemilih membawa ponsel dan memotret surat suaranya. (oke/alx)

Baca Juga