Tomás Araújo Soroti Kelalaian Benfica Usai Ditahan Académico Viseu

Share

Kapten sekaligus bek tengah Benfica, Tomás Araújo, meluapkan kekecewaannya setelah timnya ditahan imbang 2-2 oleh Académico de Viseu pada pekan perdana Liga Portugal di Stadion Luz, Minggu (9/8/2026). Lini belakang yang longgar serta larangan kehadiran penonton di dalam stadion menjadi sorotan utama pemain berusia 24 tahun tersebut.

Hasil imbang pada laga pembuka kompetisi dinilai Araújo sebagai pencapaian yang sangat tidak memuaskan bagi klub sebesar Benfica. Ia menilai lini pertahanan timnya membuat kesalahan mendasar yang memudahkan tim tamu mencetak gol balasan.

"Sungguh tidak terbayangkan memulai liga seperti ini. Kami juga kurang beruntung, beberapa bola membentur tiang, banyak peluang… tetapi cara kami kebobolan sangat mudah. Tendangan sudut yang seharusnya tidak boleh terjadi hingga umpan silang di mana lini pertahanan harus berhenti sedikit lebih awal. Saya juga harus mengontrol pergerakan saya," ujar Tomás Araújo, bek Benfica, dilansir dari BTV.

Pemain bernomor punggung tersebut juga memberikan analisis secara terperinci mengenai kelalaian yang terjadi di area pertahanan saat mengantisipasi serangan lawan.

"Tidak terbayangkan memulai liga seperti ini, bermain imbang 2-2…" kata Tomás Araújo, bek Benfica, seperti dilaporkan A Bola.

Araújo menambahkan penjelasan rinci mengenai kesalahan koordinasi di lini belakang yang membuat gawang timnya kebobolan dua kali.

"Kami kurang beruntung, beberapa bola membentur tiang, banyak peluang, tetapi cara kami memberikan gol terlalu mudah. Pada tendangan sudut itu tidak boleh terjadi, lalu pada umpan silang, lini pertahanan harus berhenti sedikit lebih awal. Saya juga harus mengontrol pergerakan saya sedikit, atau berada sedikit lebih di depan," kata Tomás Araújo, bek Benfica, dilansir dari A Bola.

Selain masalah teknis di lapangan, laga kandang Benfica kali ini harus digelar tanpa kehadiran penonton di dalam tribune akibat sanksi dari pihak penyelenggara. Meski demikian, para pendukung tetap berkumpul di luar Stadion Luz untuk memberikan dukungan suara sepanjang pertandingan.

"Sangat mengapresiasi dukungan para penggemar yang ada di luar untuk mendukung kami. Percayalah pada kami. Kami tidak akan membiarkan ini terpuruk," ujar Tomás Araújo, bek Benfica, dilansir dari Revista Tempo.

Pemain bertahan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih khusus kepada para suporter yang terus menyanyikan yel-yel dari luar area stadion.

"Terima kasih banyak kepada mereka yang tetap berada di luar untuk mendukung kami," kata Tomás Araújo, bek Benfica, dilansir dari A Bola.

Aturan mengosongkan stadion tersebut mendapat kritik pedas dari Araújo yang menganggap kehadiran penonton adalah elemen vital dalam laga kandang.

"Para pendukung adalah pemain ke-12 kami di kandang. Mereka merampas hal itu dari kami. Ini adalah keputusan yang konyol.

Liga atau federasi yang harus memikirkan hal ini. Namun ya, suara mereka terdengar sepanjang 90 menit," ujar Tomás Araújo, bek Benfica, dilansir dari Revista Tempo.

Ia pun menegaskan komitmen seluruh skuad untuk segera bangkit dari hasil mengecewakan ini pada laga-laga berikutnya.

"Percayalah pada kami, kami tidak akan membiarkan ini terpuruk, kami akan terus maju. Para pendukung, di kandang ini, memberi kami kekuatan yang sangat besar, mereka adalah pemain ke-12. Namun mereka merampasnya dari kami, sebuah keputusan yang agak konyol, Liga atau Federasi yang harus memikirkannya… Para pendukung membuat diri mereka terdengar selama 90 menit, kami berterima kasih untuk itu, sekarang saatnya terus bekerja," kata Tomás Araújo, bek Benfica, dilansir dari A Bola.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author