Tokoh Politik Yordania Desak Pemerintah Usir Pasukan Militer AS

Share

Lebih dari 130 tokoh politik, akademisi, budayawan, serikat pekerja, dan suku-suku Arab Yordania mendesak penarikan seluruh pasukan asing dari negara mereka melalui sebuah pernyataan resmi pekan lalu. Desakan ini mencuat setelah rentetan serangan rudal dan drone Iran menyasar fasilitas militer Amerika Serikat di wilayah tersebut.

Para tokoh tersebut menilai keberadaan militer asing membuat kedaulatan serta keamanan nasional Yordania berada dalam posisi rentan. Konfrontasi yang terus meningkat antara Amerika Serikat dan Iran dikhawatirkan dapat menyeret Yordania ke dalam pusaran perang regional yang tidak berkaitan dengan kepentingan domestik mereka.

Kelompok perwakilan warga Yordania ini menuntut ketegasan pemerintah untuk segera meninjau ulang dan membatalkan atau membatasi pakta pertahanan bersama Washington. Mereka juga mendesak agar dokumen perjanjian militer tersebut diserahkan kepada Majelis Nasional guna transparansi publik.

"Berdasarkan tanggung jawab nasional kita dan sebagai pengakuan atas besarnya risiko yang dihadapi kawasan ini sebagai akibat dari peningkatan eskalasi militer, kami menuntut penarikan semua pasukan asing dari wilayah Yordania," demikian pernyataan tersebut.

Para tokoh penandatangan petisi menggarisbawahi bahwa keterlibatan militer luar negeri justru memperbesar potensi bahaya bagi stabilitas dalam negeri.

"meningkatkan kemungkinan negara kita terlibat dalam konflik regional yang bukan merupakan bagian dari negara kita," kata perwakilan warga Yordania itu menambahkan.

Hingga saat ini, polemik publik di Yordania terus menajam mengenai status kehadiran militer Amerika Serikat yang dinilai mengubah wilayah kerajaan menjadi target serangan. Perwakilan warga menegaskan bahwa rakyat, lembaga masyarakat sipil, serta perwakilan terpilih di parlemen memiliki hak sepenuhnya untuk memeriksa setiap kewajiban internasional yang berdampak pada kedaulatan negara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author