by

Tokoh NU dari Jombang Kumpul di Sekampung

Lembaga Pendidikam Ma’arif Sekampung Lampung Timur menggelar peringatan hari santri nasional (HSN), Kamis (22/10).
Upacara peringatan HSN di LP Ma’arif Sekampung dipimpin tokoh Nahdlatul Ulama dari Jombang Jawa Timur KH.Rahumron Maula.

Dalam amanatnya, KH.Rohumrom Maula menyatakan, saat ini Indonesia sedang diuji dengan adanya pandemi corona virus disease (Covid-19).

”Mudah-mudahan dengan peringatan hari santri ini, wabah virus Corona segera berakhir,”harap Rohumron Maula melalui peringatan HSN yang bertema Santri Sehat Indonesia Kuat.

Baca Juga  Pilih yang Jelas dan Terbukti, Jangan yang Pintar Jualan "Minyak"

Lebih lanjut Rahumron Maula mengingatkan seluruh santri agar berada di garda terdepan dalam membangun dan mepertahankan kemerdekaan.

”Resolusi jihad dalam mempertahankan kemerdekaan merupakan dasar peringatan hari santri. Untuk itu, santri harus mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia,” terang Rahumron Maula pada acara yang juga dihadiri pasangan calon bupati dan wakil bupati Lampung Timur nomor urut 2 Zaiful Bokhari-Sudibyo.

Kesempatan yang sama Zaiful Bokhari menyatakan, kehadirannya di Lembaga Pendidikan Ma’arif Sekampung bukan untuk kampanye.

Baca Juga  Jangan Lagi Pilkada Dikotori Praktik Politik Uang

Namun, untuk mengikuti upacara Hari Santri Nasional. Menurutnya, pada masa perang kemerdekaan para Kyai dan santri ikut berjuang melawan penjajah.

”Perjuangan para kyai dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan dan membela agama Islam harus menjadi tauladan bagi generasi muda,”harap Zaiful.

Berbagai pesan, harapan, dan doa pun disampaikan Sudibyo.

Kepada Publika.id menuturkan, Sudibyo percaya di tengah pandemi Covid-19, kepengurusan PCNU, MWC hingga ranting dan anak ranting untuk tetap menerapkan dan memperhatikan protokol kesehatan sebagaimana diserukan pemerintah.

Baca Juga  Munarwan Tersangka Polri Geledah Markas FPI

Ia pun berharap pondok pesantren lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Corona Covid-19. Pasalnya, pesantren menjadi salah satu titik rawan penyebaran virus Corona.

”Pesantren adalah entitas yang sangat rentan persebaran Covid-19. Maka kewaspadaan harus selalu ditingkatkan,” tutur Mas Dibyo sapaan akrab Sudibyo.

Santri sambung ida merupakan teladan dari sikap warga bangsa yang teguh dalam menjalankan ajaran agama sekaligus terdepan dalam bela negara. (man/tap)

 

ILUSTRASI: ZAIFUL BOKHARI-SUDIBYO/PUBLIKA.ID
ILUSTRASI: ZAIFUL BOKHARI-SUDIBYO/PUBLIKA.ID

Baca Juga