TNI Klarifikasi Video Viral Pembobolan Kantor Bupati Intan Jaya

Share

Komando Operasi TNI Habema menegaskan bahwa narasi keterlibatan prajurit dalam insiden pembobolan Kantor Bupati Intan Jaya di media sosial merupakan berita bohong. Klarifikasi resmi disampaikan militer pada Sabtu, 25 Juli 2026, untuk meluruskan rekaman video pendobrakan yang sebenarnya terjadi pada 2021.

Pemeriksaan fasilitas kantor pada lima tahun lalu tersebut dilakukan oleh Satgas Yonif 501/BY atas permintaan resmi dari seorang aparatur sipil negara Pemkab Intan Jaya. Pintu terpaksa didobrak karena akses masuk dalam keadaan terkunci.

Pihak militer menegaskan bahwa langkah tersebut murni diambil demi pengamanan area perkantoran, bukan bentuk perusakan atau tindakan melawan hukum.

"Pada saat itu, beberapa pintu ruangan dibuka karena tidak dapat diakses. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan serta mengamankan fasilitas perkantoran, bukan untuk melakukan tindakan melawan hukum sebagaimana narasi yang saat ini berkembang," ujar Kepala Penerangan Koops Letkol (Inf.) Wirya Arthadiguna.

Kerusakan gedung akibat insiden pada 2021 itu juga telah diselesaikan secara damai melalui musyawarah antara Danrem 173/PVB Brigjen TNI Taufan Gestoro dan Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni. Sementara itu, kasus pencurian komputer yang terjadi pada Jumat, 24 Juli 2026, merupakan peristiwa terpisah.

"Kasus pada Jumat itu masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Intan Jaya," kata Wirya.

TNI memastikan bahwa penggabungan video pengamanan tahun 2021 dengan kasus pencurian tahun 2026 adalah kekeliruan informasi. Masyarakat diimbau agar tidak mudah terprovokasi oleh unggahan media sosial yang belum teruji kebenarannya.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: hoaks Intan Jaya tni
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author