TNI AU Minta Maaf dan Ganti Rugi Kaca Mobil Warga yang Pecah
TNI Angkatan Udara menyampaikan permohonan maaf atas insiden retaknya kaca depan mobil milik warga akibat tertimpa puing flare jet tempur saat geladi kotor latihan demo udara HUT ke-81 RI di kawasan Jalan H Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026). Peristiwa yang sempat viral di media sosial tersebut memperlihatkan tiga benda bulat berlubang dengan bekas terbakar terselip di celah kap mobil yang terparkir di depan Hotel Ashley Sabang pada Kamis (13/8/2026) pagi menjelang siang. Kapolsek Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengonfirmasi bahwa penanganan insiden yang merugikan pemilik kendaraan tersebut telah ditindaklanjuti oleh institusi militer terkait.
"Sudah ditindaklanjuti oleh pihak TNI AU. Informasinya akan dilakukan pertemuan hari ini dengan pihak pemilik atau pengemudi mobil," kata Kapolsek Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.
Pihak kepolisian bersama instansi militer segera melakukan mediasi dan penelusuran di tempat kejadian perkara guna menyelesaikan masalah tersebut. "Baru kita buat rilisnya sambil menelusuri kejadian tersebut," kata Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU memastikan proses penyelidikan dilakukan untuk mencocokkan laporan dengan fakta di lapangan. "TNI Angkatan Udara menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang mengakibatkan kerusakan pada kaca kendaraan milik warga saat pelaksanaan geladi kotor demo udara dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," kata Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana.
Kadispenau menegaskan pihak militer telah menemui langsung pemilik kendaraan untuk meninjau kerusakan yang terjadi secara objektif. "TNI AU memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pemilik kendaraan akibat kejadian tersebut," kata Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana. Guna menuntaskan masalah ini, TNI AU berkomitmen penuh menanggung seluruh biaya perbaikan kendaraan yang terdampak.
"Proses perbaikan akan diselesaikan secara langsung bersama pemilik kendaraan hingga kendaraan kembali dalam kondisi baik," kata Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana.
Sebelumnya, proses pengecekan intensif sempat berjalan saat informasi awal beredar di media massa dan platform digital. "Saat ini sedang dilakukan penelusuran terkait hal tersebut," kata Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana. Pihak markas besar angkatan udara berjanji segera berkoordinasi dengan korban jika bukti penelusuran telah mengarah pada aktivitas geladi penerbangan.
"Jika betul ada yang terkena sesuai dengan yang di berita kita pasti akan koordinasikan dengan pihak yang punya mobil untuk penyelesaian selanjutnya," kata Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana.
Proses perbaikan kendaraan milik warga kini ditangani langsung oleh TNI AU bersama pemilik mobil hingga selesai.