Tips Memilih Pakaian Trimester Pertama Agar Perut Tidak Sesak

Share

Menjalani kehamilan pertama sering kali memicu kebingungan bagi calon ibu saat menentukan pakaian harian. Perubahan bentuk tubuh yang perlahan membuncit kerap membuat koleksi busana lama terasa makin sempit dan kurang nyaman digunakan. Sebagian perempuan juga cenderung berusaha menyamarkan ukuran perut di masa awal kehamilan.

Pemilihan busana yang kurang tepat berpotensi menimbulkan rasa sesak di area perut, sebagaimana dilansir dari HaiBunda. Menyesuaikan gaya berpakaian dengan karakter pribadi tetap bisa dilakukan sepanjang masa kehamilan. Calon ibu dapat mengaplikasikan sejumlah trik berpakaian agar tetap tampil modis tanpa mengorbankan kenyamanan perut.

Menghindari pakaian yang terlalu ketat menjadi langkah utama. Penggunaan sweater berukuran besar, atasan longgar, serta gaun berpotongan flowy efektif menutupi area perut. Pemilihan warna gelap juga membantu menyamarkan siluet tubuh karena meminimalisasi bayangan.

Fokus penampilan dapat dialihkan ke bagian tubuh selain perut. Penggunaan atasan yang menonjolkan area bahu, gaun pendek, atau busana dengan potongan leher rendah membantu mengalihkan perhatian visual dari area pinggang, merujuk informasi dari Motherly. Prinsip utama dalam berpakaian selama masa awal kehamilan adalah memberikan ruang gerak yang cukup bagi perut. Model pakaian terusan yang memadukan tren terkini dan siluet orisinal dapat memberikan kesan tampilan yang lebih menarik.

Penampilan bagian perut juga bisa dipamerkan secara elegan. Calon ibu dapat memilih pakaian fleksibel yang mampu menyesuaikan perkembangan ukuran perut, seperti memadukan sweater bersama legging khusus kehamilan.

Panduan Tampil Modis di Tempat Kerja

Calon ibu yang tetap aktif bekerja tidak perlu khawatir kehilangan kesan profesional. Kombinasi kemeja panjang, celana hamil yang rapi, serta kardigan motif kotak bisa menjadi pilihan busana harian ke kantor. Menyamarkan kondisi kehamilan di lingkungan kerja dapat dilakukan dengan menambahkan luaran seperti blazer atau kardigan hamil berukuran lapang.

Penggunaan gaun hamil berwarna gelap atau bermotif halus juga dapat memperlembut siluet tubuh. Pilihan kemeja berukuran besar yang dipadukan bersama celana hamil memudahkan fleksibilitas gerak. Selain itu, gaun dengan aksen kerut pada bagian pinggang mampu mengalihkan perhatian sekaligus menyembunyikan tonjolan perut secara sempurna.

Penggunaan pakaian khusus hamil bersifat fleksibel tanpa batasan waktu tertentu. Selama trimester pertama saat bentuk perut belum terlihat menonjol, pemakaian busana harian biasa masih memungkinkan sebelum beralih ke pakaian hamil seiring bertambahnya usia kandungan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author