Perhatikan Lima Faktor Ini Saat Memilih Stroller Bayi yang Aman
Memilih kereta dorong atau stroller untuk anak memerlukan pertimbangan yang matang bagi orang tua. Banyaknya pilihan di pasaran kerap menimbulkan kebingungan dalam menentukan produk yang paling aman untuk buah hati. Dilansir dari HaiBunda, kebutuhan setiap keluarga dalam menentukan kereta dorong anak tidaklah sama.
Desain atau model sering kali menarik perhatian, tetapi faktor keamanan tetap menjadi prioritas utama yang harus diperhatikan. Kebutuhan stroller sangat bergantung pada kondisi masing-masing keluarga. Ada orang tua yang memerlukan kereta dorong untuk bayi baru lahir, sementara yang lain lebih mengutamakan kepraktisan saat bepergian.
Founder Hamilton by Yoop, Shaun Tay, membagikan pandangannya mengenai hal ini. Setiap orang tua memiliki situasi yang berbeda tergantung usia anak mereka.
"Kalau saya lihat, setiap orang tua punya kebutuhan yang berbeda. Ada yang baru punya bayi, ada juga yang anaknya sudah lebih besar, stroller yang dibutuhkan pun berbeda. Jadi, semuanya balik lagi ke kebutuhan masing-masing," ujar Shaun Tay.
Beberapa poin krusial perlu dipahami sebelum memutuskan untuk membeli stroller. Berikut adalah beberapa aspek yang harus diperiksa demi memastikan kenyamanan dan keselamatan anak.
Bagian rem merupakan komponen penting yang sering kali luput dari perhatian pembeli. Rem sangat dibutuhkan saat kereta dorong berhenti atau melewati jalanan yang menurun. Shaun Tay menyarankan orang tua untuk memilih stroller yang memiliki sistem rem pedal. Mekanisme ini dinilai lebih praktis karena cukup diinjak untuk mengunci roda.
"Kalau pilih stroller, orang tua bisa cek remnya terlebih dahulu. Saya sarankan stroller dengan sistem rem pedal yang tinggal diinjak saja," kata Shaun Tay. Selain rem, kekuatan sabuk pengaman juga harus dipastikan kestabilannya agar tidak mudah longgar.
Penggunaan teknologi sabuk pengaman yang modern sangat direkomendasikan untuk menjaga posisi bayi. "Lalu, cari yang sudah menggunakan lima magnetic buckle. Jadi, ada pengaman di bahu, pinggang, dan bagian tengah dengan pengunci magnet yang mudah dipasang.
Menurut saya itu sudah cukup aman," ungkap Shaun Tay.
Kapasitas Beban, Material Rangka, dan Fitur Tambahan
Bobot anak juga menjadi aspek yang wajib diperhitungkan sebelum membeli. Setiap produk memiliki kapasitas berat yang berbeda dan harus disesuaikan dengan perkembangan tubuh si kecil.
Ketidaksesuaian kapasitas beban dapat mengurangi kenyamanan berkendara. Selain itu, stroller berisiko menjadi tidak seimbang dan tidak stabil saat didorong. Pemilihan bahan rangka juga memengaruhi kemudahan penggunaan sehari-hari.
Material aluminium menjadi salah satu bahan yang sangat disarankan karena memiliki bobot yang ringan. "Orang tua bisa melihat juga material rangkanya. Misalnya, bahan aluminium itu cukup ringan.
Ya, lebih mudah dibawa atau dilipat," jelas Shaun Tay.
Fitur modern tambahan juga bisa menjadi nilai plus yang mempermudah orang tua. Teknologi rotasi 360 derajat memungkinkan dudukan kereta dorong diputar dengan mudah.
Fitur ini mendukung posisi rebahan penuh yang sangat cocok untuk bayi baru lahir. Posisi tersebut memberikan kenyamanan ekstra bagi anak yang belum bisa duduk tegak. "Kalau anaknya masih newborn, bisa dipertimbangkan stroller dengan teknologi 360 derajat. Jadi kursinya bisa diputar, menghadap orang tua maupun ke arah depan," ujar Shaun Tay.