Timnas Indonesia Rampungkan Pemusatan Latihan Jelang Lawan Kamboja

Share

Skuad Timnas Indonesia resmi menyelesaikan pemusatan latihan di Gianyar, Bali, dan bertolak ke Jakarta pada Sabtu (25/7) demi mematangkan persiapan menjelang laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 melawan Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (27/7).

Pelatih Kepala Timnas Indonesia, John Herdman, memfokuskan sisa waktu yang ada untuk memantapkan taktik anak asuhnya demi mengantisipasi kekuatan lawan yang dinilai memiliki daya tahan tinggi.

“Dalam dua hari mendatang kami fokus mematangkan persiapan terakhir menghadapi Kamboja. Mereka tim yang bagus, punya daya tahan,” kata Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman di Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu.

Arsitek tim asal Inggris tersebut telah menggembleng fisik dan strategi skuad Garuda selama hampir tiga minggu melalui dua gelombang latihan di Bali United Training Center.

“Ini masa yang sangat menyenangkan bersama tim, melihat mereka berkembang, melihat mereka membangun semangat tim dan taktikal mereka,” imbuh John Herdman.

Selama berada di Pulau Dewata, tim nasional juga sempat melakoni laga uji coba melawan klub Bali United yang berakhir dengan keunggulan 3-0 untuk skuad Garuda.

“Terima kasih semua orang di Bali, semangatnya, energinya, sikap yang positif. Kami juga merasakan yang sama di seluruh Indonesia tapi senyum di Bali itu spesial,” kata Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman di Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (25/7).

Evaluasi menyeluruh telah dilakukan tim pelatih untuk menyaring 50 pemain yang dipanggil menjadi 26 nama inti yang akan didaftarkan pada turnamen sepak bola bergengsi se-Asia Tenggara ini.

Pemain naturalisasi anyar Indonesia, Mitchell Baker, yang baru mengambil sumpah WNI pada 13 Juli 2026, menyatakan bahwa atmosfer tempat latihan memberikan suntikan energi positif bagi seluruh elemen tim.

“Bali itu tempat yang luar biasa, bagus sekali untuk pemusatan latihan dan juga menyenangkan,” imbuh Mitchell Baker.

Skuad Garuda mengusung misi besar untuk memecahkan rekor buruk dengan membidik trofi juara pertama mereka sepanjang sejarah turnamen ini bergulir sejak 1996.

“Jadi timnas sudah masuk enam kali final dan kami belum ada juara. Jadi ini saatnya kami menang,” ucap Mitchell Baker.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author