Tiga Tim Indonesia Siap Perebutkan Juara Dunia Free Fire EWC 2026

Share

Tiga tim esports perwakilan Indonesia, yaitu RRQ Kazu, Evos Divine, dan Team Vitality, bersiap memperebutkan gelar juara dunia dalam ajang Esports World Cup (EWC) Free Fire 2026. Seperti dilansir dari Detik iNET, turnamen internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 15-18 Juli 2026 di Paris, Prancis. Perwakilan asal Indonesia ini akan bersaing ketat dengan 21 tim Free Fire lainnya dari berbagai negara.

Seluruh peserta memperebutkan gelar sebagai tim terkuat di dunia sekaligus bagian terbesar dari total hadiah senilai USD 1 juta atau sekitar Rp 17,9 miliar. Tiket menuju EWC 2026 didapatkan RRQ Kazu dan Team Vitality berkat performa gemilang dalam Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring. Keduanya sukses mengamankan posisi dalam daftar delapan tim teratas pada babak Grand Final FFWS SEA 2026 yang berlangsung 30-31 Mei 2026.

Sementara itu, Evos Divine langsung lolos otomatis ke EWC 2026 berstatus sebagai juara bertahan EWC 2025. Hasilnya, tiket babak kualifikasi yang diraih Evos Divine pada FFWS SEA 2026 Spring dialihkan kepada tim peringkat sembilan asal Thailand, Team Falcons.

Indonesia memiliki catatan impresif pada kompetisi edisi sebelumnya. Di EWC 2025, tiga tim perwakilan Merah Putih menyapu bersih posisi teratas, di mana Evos Divine menjadi juara, diikuti RRQ Kazu di peringkat kedua, dan Bigetron by Vitality yang kini bernama Team Vitality di posisi ketiga. Ketiga tim tersebut kini mengusung misi serupa untuk mengulangi kejayaan. Target utama mereka adalah kembali membawa pulang trofi juara dunia atau setidaknya mengamankan posisi di papan atas klasemen akhir.

Kendati demikian, tantangan yang dihadapi pada tahun ini dipastikan jauh lebih berat. Jika pada edisi 2025 turnamen hanya diikuti oleh 18 tim, kini total peserta bertambah menjadi 24 tim dari berbagai belahan dunia. Penambahan jumlah kontestan ini terjadi seiring perluasan ekspansi kompetisi ke beberapa wilayah baru. Tim-tim dari Amerika Serikat, Nepal, Afrika, dan India kini ikut bergabung, yang diprediksi membuat jalannya pertandingan menjadi lebih ketat dan sulit ditebak.

Pembagian Grup dan Format Kompetisi

Sebanyak 24 tim yang berpartisipasi dalam kejuaraan dunia ini dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing dihuni oleh 12 tim. Grup A diisi oleh AG.AL (TH), Aurora Gaming (MY), Buriram United Esports (TH), Demons Pride (PK), DRS Gaming (NP), Evos Divine (ID), GunDynasty (LATAM), Loud (BR), ParadoX gaming (ZA), Team Apex Gaming (IN), Team Falcons (TH), dan Titan Esports Club (BD). Kompetisi EWC Free Fire 2026 berlangsung selama empat hari melalui tiga fase pertandingan, yaitu Group Stage, Survival Stage, dan Grand Final. Fase Group Stage akan digelar pada 15-16 Juli 2026, di mana empat tim terbaik dari tiap grup berhak langsung melaju ke babak Grand Final.

Sebanyak 12 tim yang tersisa harus melewati babak Survival Stage pada 17 Juli 2026 untuk memperebutkan empat tiket terakhir menuju partai puncak. Babak Grand Final yang mempertemukan 12 tim terbaik akan menggunakan format Champion Rush untuk menentukan sang juara dunia.

Selain membawa pulang hadiah uang tunai, tim yang berhasil keluar sebagai juara dalam kompetisi ini akan langsung mendapatkan tiket otomatis menuju Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2026. Turnamen puncak tersebut rencananya bakal digelar di Bangkok, Thailand, pada November 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author