oleh

TGPF Diberi Waktu Hingga Sabtu

Pemerintah memberi waktu hingga Sabtu mendatang kepada Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus kekerasan di Intan Jaya, Papua menyelesaikan laporannya.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD meminta TGPF untuk menyusun laporan yang lebih sistematis dan mendiskusikan semua fakta yang ditemukan sehingga mendapatkan kesimpulan meyakinkan.

”Tim ini juga sudah menemui saksi-saksi kunci, di sini yang dimiliki oleh tim adalah data primer, kemudian keluarga korban, olah TKP bersama keluarga korban itu sudah dibuat semua,” jelas Mahfud saat konferensi pers di kantornya pada Rabu (14/10).

Baca Juga  Ada 4 Pasal Berpotensi Sengsarakan Buruh, Berikut Sorotan Lembaga Riset

Dia menegaskan TGPF akan tetap netral meski merupakan gabungan dari sejumlah institusi.

Sebelumnya, Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Intan Jaya yang dibentuk oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD telah rampung mengumpulkan data dan informasi di Papua.

Ketua TGPF Benny Mamoto mengatakan timnya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan wawancara terhadap 25 saksi.

Baca Juga  Sidang Rapat Pailit CNQC Mitra JO Batal Digelar Akibat Peserta Membludak

”Kami sudah bekerja secara maksimal, meski dalam kondisi ancaman gangguan keamanan di sana, kami bisa mengejar target dan relatif tercapai. Kini kami siap kembali ke Jakarta untuk meneruskan sisa waktu tugas yang tinggal beberapa hari,” papar Benny Mamoto, di Timika, Papua pada Senin, sebelum kembali ke Jakarta. (man/tap)

Baca Juga