Polisi Selidiki Temuan Jenazah Pria Membusuk di Mampang Jakarta Selatan
Sesosok jenazah pria penghuni kos ditemukan meninggal dunia akibat sakit di dalam kamarnya di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/7/2026), setelah lima hari tidak keluar kamar, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Aparat kepolisian segera melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara setelah mendapatkan laporan mengenai bau tidak sedap dari kamar korban. "Korban meninggal karena sakit," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes I Putu Yuni Setiawan, saat dihubungi, Kamis (16/7/2026).
Kepolisian mengungkapkan bahwa penelusuran riwayat kesehatan korban didapatkan dari informasi yang diberikan oleh pihak keluarga terdekat.
"Ada riwayat sakitnya dari keluarga," ujarnya. Pemeriksaan luar terhadap kondisi fisik jenazah juga telah dilakukan oleh petugas di lokasi kejadian guna memastikan penyebab kematian.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan," ucapnya. Sementara itu, konfirmasi mengenai jenis penyakit yang diderita korban didapatkan dari pemeriksaan terpisah oleh otoritas kepolisian setempat.
"Dari keterangan pihak keluarga, korban mempunyai riwayat jantung," tuturnya Kapolsek Mampang, AKP Dian Purnomo. Petugas juga telah meminta persetujuan tindakan medis lebih lanjut kepada kerabat korban setelah jenazah dievakuasi. "Pihak keluarga menolak autopsi," ucapnya.
Penemuan ini berawal dari keluhan warga sekitar mengenai aroma menyengat yang berasal dari dalam area kos tersebut.
"Di TKP (tempat kejadian perkara) itu kan ada bau tidak sedap gitu. Biar nggak salah, hubungi polisi. Bersama warga, petugas buka paksa lah pintu itu," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi, Rabu (15/7).
Berdasarkan pelacakan informasi di lingkungan sekitar, korban sempat berinteraksi dengan penjaga kos beberapa hari sebelum ditemukan. "Jadi, setelah nyari informasi dari lingkungan kos itu, dapat informasi bahwa hari Jumat itu si korban mengeluh sakit sama yang jaga kos ya," ungkapnya.
Suara korban terakhir kali terdengar oleh tetangga sekitar pada akhir pekan sebelum akhirnya pintu kamar dibuka paksa.
"Jadi, setelah kejadian, yang dilakukan polisi menghubungi Identifikasi, kemudian korban dilarikan ke rumah sakit. Dan sementara dilihat pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan, sementara itu," bebernya.