Tasyi Athasyia Raih Rekor Muri Buat Kue Batik Raksasa 12 Meter

Share

Aksi unik ditunjukkan oleh influencer Tasyi Athasyia saat memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Dilansir dari Detik Food, kreator konten kuliner tersebut mengalokasikan waktu hingga 55 jam untuk menciptakan kue bermotif batik berukuran jumbo.

Proyek kuliner bernilai Rp 35 juta ini akhirnya sukses mengantarkan sang Youtuber merengkuh penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri). Rekor ini menjadi pencapaian verifikasi kedua yang diraihnya pada tahun ini.

Langkah awal pengerjaan dimulai dengan menyiapkan 12 loyang adonan brownies kukus bertekstur fudgy sepanjang masing-masing 1 meter sebagai fondasi dasar. Setelah matang dikukus, seluruh adonan brownies disimpan di dalam freezer.

Memasuki hari kedua, pengerjaan bergeser pada pembuatan adonan bolu bermotif. Adonan tersebut dibagi ke dalam beberapa warna sebelum dibentuk menjadi ragam corak batik khas Nusantara.

Motif pertama yang dilukis adalah batik buketan asal Pekalongan, Jawa Tengah.

"Ini salah satu motif batik favorit aku. Batik buketan asal Pekalongan, Jawa Tengah. Batik ini memiliki motif bunga yang sangat indah," ujarnya dalam video.

Usai menuntaskan empat loyang, pembuatan dilanjutkan dengan melukis motif batik tumpal pucuk rebung khas Betawi yang berbentuk segitiga runcing. Tasyi kemudian menambah ragam corak dengan membuat batik motif ulos dari Batak, batik parang dari Solo, serta batik Kawung dari Jogjakarta.

Pada hari ketiga, motif batik megamendung khas Jawa Barat diselesaikan. Seluruh adonan berpola tersebut dilapisi adonan brownies, diberi isian tiramisu crunch serta selai cokelat, lalu dikukus kembali hingga matang.

Ukuran Raksasa dan Pemecahan Rekor Muri

Potongan kue bolu batik tersebut disusun secara presisi di atas loyang sepanjang empat meter. Sentuhan akhir diberikan berupa hiasan tulisan 'Dirgahayu 81 Indonesia' di atas permukaan kue.

Verifikasi dilakukan langsung di lokasi oleh tim Muri melalui pengukuran dimensi kue. Hasil pengukuran mencatatkan panjang total mencapai 12 meter.

Capaian tersebut resmi menobatkan karya kue batik ini sebagai yang terbesar di Indonesia sekaligus dunia. Hasil kreasi ini dibuat sebagai bentuk persembahan untuk menginspirasi masyarakat akan kekayaan budaya nasional.

Setelah pengukuran dan penyerahan sertifikat selesai, kue raksasa tersebut dipotong menjadi lebih dari 1.200 bagian. Seluruh potongan kue kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar.

"Ini untuk semua ibu-ibu yang ada di rumah, untuk Indonesia, we can do it," kata Tasyi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author