Taiwan Luncurkan Situs Pembocoran Intelijen untuk Warga China

Share

Pemerintah Taiwan menyediakan sebuah situs web baru yang ditujukan bagi warga negara China untuk membagikan informasi intelijen. Melalui platform ini, otoritas Taipei mengajak masyarakat China yang sejalan dengan nilai-nilai demokrasi untuk ikut serta membagikan laporan mengenai Beijing.

Langkah ini diambil di tengah klaim sepihak China yang menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya. Beijing bahkan sempat mengancam akan mengerahkan kekuatan militer demi merebut pulau yang memiliki pemerintahan demokratis tersebut.

Sebaliknya, pihak Taipei menuduh Beijing gencar menjalankan aksi spionase dan infiltrasi. Upaya tersebut dinilai sengaja dilakukan guna memperlemah sistem pertahanan Taiwan.

Seperti dilansir dari Detikcom, Biro Keamanan Nasional Taiwan (NSB) memperkenalkan situs pelaporan tersebut melalui sebuah video berdurasi satu menit yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan atau AI.

Tayangan video tersebut memperlihatkan seorang pegawai negeri sipil di China yang tengah menyaksikan rekan-rekan kerjanya diberhentikan sekaligus diselidiki oleh aparat setempat.

"Mencerminkan suasana yang meluas bahwa semua orang berada dalam situasi tegang di bawah rezim totaliter China," demikian penggalan video promosi situs web yang diluncurkan NSB tersebut.

Pihak NSB menyatakan bahwa saat ini ada tren peningkatan jumlah individu yang berinisiatif menghubungi lembaga-lembaga di Taiwan. Mereka disebut memiliki keinginan kuat untuk menyerahkan beragam jenis informasi penting.

Menurut penjelasan NSB, mekanisme saluran pelaporan digital ini mengadopsi sistem yang telah digunakan oleh badan intelijen global. Lembaga tersebut merujuk pada praktik yang diterapkan di Amerika Serikat, Inggris, dan Israel.

Selanjutnya, NSB menegaskan bahwa setiap data yang masuk ke platform tersebut akan melewati proses pemeriksaan yang ketat. Penyelidikan, evaluasi, hingga tindak lanjut laporan akan dibantu dengan pemanfaatan teknologi modern.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: china intelijen spionase Taiwan
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author