oleh

Tabur Sesaji di Pura Luhur Puncak Bromo

Suku Tengger biasa berjalan ke puncak berapi aktif Gunung Bromo untuk membuat sesaji di Probolinggo, Jawa Timur. Pemandangan ini terlihat pada Sabtu (26/6/2021) khususnya selama Festival Yadnya Kasada.

Gelaran festival ini pun sebagai penghormatan kepada leluhur, untuk mencari berkah dari dewa utama dengan mempersembahkan sesaji beras, buah, ternak dan barang lainnya.

Baca Juga  Aksi Mahasiswa dan Buruh Tutup Pintu Kantor Pemerintah Kota Tangerang

Ritual Adat Yadnya Kasada merupakan rangkaian ritual masyarakat adat Tengger di Pura Luhur Poten dan puncak Gunung Bromo, Probolinggo. Ritual Kasada ini menjadi daya tarik wisata di Bromo setiap tahunnya.

Sesaji yang dilarung ini merupakan hasil kekayaan Suku Tengger setiap tahunnya. Sedikit rezeki yang mereka dapatkan, dikeluarkan sebagian untuk acara Yadnya Kasada.

Baca Juga  Presiden Jokowi Lantik 12 Duta Besar RI untuk Negara Sahabat

Sesaji yang dilarung ke Kawah Bromo diperebutkan oleh puluhan orang usai dukun, tokoh masyarakat dan warga Suku Tengger memanjatkan doa meminta keselamatan, keberkahan dan kesejahteraan.

Sebelum sesaji dilempar, jajanan dan makanan beserta lauk-pauknya diletakkan di bibir kawah. Di atas makanan tersebut, dupa ditancapkan dan dinyalakan. Saat sesaji dilemparkan ke dalam kawah, beberapa orang turun ke lereng kawah yang labil.

Baca Juga  ITALIA JUARA EURO 2020

Mereka bertaruh nyawa untuk menangkap sesaji yang dilemparkan dari bibir kawah. Mereka telah menyiapkan sejenis jaring dan bahkan membentangkan terpal agar sesaji bisa ditangkap. Berikut Foto-foto karya Juni Kriswanto dari AFP.

 

Baca Juga