Surat Bulan Madu Putri Diana Terjual Seharga Rp96 Juta

Share

Sebuah surat pribadi tulisan tangan Putri Diana saat menjalani bulan madu bersama Pangeran Charles berhasil terjual seharga Rp96 juta dalam lelang yang digelar bulan ini. Informasi penjualan dokumen sejarah kerajaan Inggris tersebut dilansir dari Detikcom.

Surat tersebut ditulis oleh Diana kepada teman sekolahnya di tengah momen bulan madu usai pernikahan megah mereka pada 29 Juli 1981. Dalam tulisan awal itu, Diana membagikan kesan bahagianya setelah resmi menikah pada usia 20 tahun.

"Sungguh luar biasa menikah, saya pikir aman untuk mengatakan itu setelah dua bulan," tulis Putri Wales di dalam surat.

Ia melanjutkan ceritanya mengenai perjalanan mereka yang berlanjut hingga ke Skotlandia setelah menghabiskan waktu di laut.

"Kami menikmati honeymoon yang menyenangkan dengan sinar matahari yang tak ada habisnya dan untungnya laut yang tenang. Sekarang kami berada di Skotlandia hingga akhir Oktober, yang merupakan hadiah besar bagi kami, saya sangat suka berada di outdoor sepanjang hari dan benci dengan London," tulisnya.

Tulisan bertanggal 1981 itu dibuat saat penutupan masa bulan madu di Kastil Balmoral, menyusul pelayaran 12 hari menggunakan kapal pesiar kerajaan. Di saat yang sama, Charles yang kala itu berusia 32 tahun juga menuliskan surat kepada rekannya mengenai kesan pernikahan mereka.

"Yang bisa saya katakan adalah bahwa pernikahan sangat menyenangkan, dan juga sangat menyenangkan berada bersama di Inggris. Diana berlarian mengobrol dengan semua pelaut dan juru masak di dapur, dan lain-lain, sementara saya tetap seperti pertapa di dek beranda, tenggelam dalam kegembiraan murni ke dalam salah satu buku Laurens van der Post," tulisnya.

Kondisi harmonis dalam tulisan tersebut rupanya berbanding terbalik dengan pengakuan Diana di kemudian hari. Penulis biografi kerajaan, Catherine Mayer, menilai adanya dorongan psikologis dalam surat manis tersebut.

"Mudah untuk membayangkan mengapa dia menulis surat kepada teman sekolahnya yang mengatakan semuanya indah. Jika kamu sendiri telah mempercayainya, kamu ingin mempercayainya selama mungkin. Bahkan jika kamu gak bahagia, mungkin akan terasa lebih baik untuk memberi tahu dunia bahwa kamu bahagia," katanya dilansir dari E! News.

Beberapa tahun pasca-kejadian, melalui rekaman rahasia tahun 1992 kepada Andrew Morton, Diana mengungkapkan perjuangannya melawan bulimia kronis dan rasa kesepian selama bulan madu akibat bayang-bayang Camilla Parker Bowles. Keretakan itu terdeteksi sejak Diana menemukan gelang perpisahan untuk Camilla sebelum hari pernikahan, serta jatuhnya dua foto Camilla dari buku harian Charles di atas kapal pesiar.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author