Sumbang Nasi Lemak ke Masjid, Wanita Ini Malah Dikritik Jemaah
Aksi kebaikan seorang wanita dan ibunya di Malaysia yang membagikan makanan di masjid justru berbuah respons kurang menyenangkan dari sesama jemaah. Kisah ini menjadi perbincangan usai diunggah ke media sosial, seperti dilansir dari Detik Food.
Peristiwa berawal ketika wanita anonim tersebut bersama sang ibu menyiapkan nasi lemak untuk dibagikan di masjid dekat kediaman mereka. Makanan itu disediakan untuk dikonsumsi jemaah setelah menunaikan salat Isya.
Namun, usai beribadah, wanita tersebut dan ibunya secara tidak sengaja mendengar percakapan beberapa jemaah perempuan yang mempersoalkan menu hidangan. Rasa terkejut menyelimuti keduanya saat mendengar kalimat cibiran yang terlontar.
Semalam ibu saya membuat nasi lemak untuk dibagikan di masjid dekat rumah. Setelah salat Isya, saya dan ibu dengar jemaah perempuan bilang 'siapa juga yang makan nasi lemak malam-malam', kata wanita tersebut.
Jemaah perempuan dalam kerumunan itu juga meragukan bahwa santapan tersebut bakal dilirik oleh jemaah lain.
Orang nggak makan lah nasi lemak ini, ujar jemaah tersebut.
Mendengar perkataan itu, wanita tersebut dan ibunya hanya bisa saling pandang tanpa membalas ucapan para jemaah. Meski merasa kesal dan menyayangkan sikap tersebut, mereka memilih untuk tetap bersabar.
Saya lihat ibu saya, ibu saya melihat saya sambil mengangkat alis. Tak baik betul orang itu. Kasihan ibu saya sudah lelah buat nasi lemak untuk menu makan jemaah, lanjut wanita tersebut.
Curhatan di media sosial itu mendulang beragam simpati dan dukungan dari warganet. Banyak netizen yang mengapresiasi niat tulus serta usaha sang ibu dalam memasak hidangan tersebut.
Sejumlah warganet menegaskan bahwa nasi lemak sebenarnya cocok dikonsumsi kapan saja, termasuk pada malam hari. Beberapa tanggapan menguatkan wanita tersebut agar membiarkan ucapan kurang menyenangkan dari orang lain.
Untuk jemaah pria, dalam sekejap nasi lemak bakal habis. Makan nasi lemak malam-malam itu enaknya double. Cuekin saja mulut-mulut toxic. Ibu kamu malah dapat pahala lebih, sahut seorang netizen.
Pengalaman serupa juga dibagikan oleh warganet lain yang sering menjadikan nasi lemak sebagai pilihan utama untuk bersedekah.
Nasi lemak itu menu paling mudah karena disukai semua orang. Keluarga saya pun biasa kasih nasi lemak untuk sumbangan makanan ke masjid. Tak pernah lagi kasih ayam panggang dan salad, celetuk netizen lain.