Sudindik Jaksel Siapkan Pembelajaran Hybrid Pasca Kebakaran SDN 04
Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan menyiapkan skema pembelajaran hybrid bagi siswa SDN 04 Srengseng Sawah, Jagakarsa, pascakebakaran yang melanda gudang penyimpanan buku sekolah tersebut pada Kamis (6/8/2026).
Seperti dilansir dari Detikcom, insiden kebakaran tersebut menyebabkan kegiatan belajar mengajar dihentikan lebih awal demi keamanan siswa. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh petugas pemadam kebakaran pada pukul 12.34 WIB tanpa adanya korban jiwa.
Proses pemadaman berlangsung cepat dengan bantuan warga, orang tua murid, kepolisian, kelurahan, hingga PLN. Penjaga gudang pertama kali menyadari kebakaran setelah mencium bau asap saat proses belajar mengajar berlangsung menjelang jam istirahat siang.
Kasudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan Santoso memberikan penjelasannya mengenai penanganan awal kebakaran di lokasi kejadian.
Kami tadi mendapatkan info ada kejadian kebakaran persisnya di ruangan gudang di bangunan bagian daripada sekolah ini. Alhamdulillah, berkat bantuan warga masyarakat, orang tua murid, komunikasi dengan semua pihak, termasuk damkar, Pak Lurah, kepolisian, juga PLN, untuk melakukan penanganan. Alhamdulillah api terkendali, bisa dipadamkan dalam waktu cepat, kata Santoso.
Ia juga mengonfirmasi penghentian sementara aktivitas belajar mengajar di sekolah pada hari tersebut demi mengutamakan keselamatan para siswa.
Betul, karena mengingat kami tadi melakukan penanganan bersama, murid-murid kita pulangkan bersama dengan pantauan orang tua dan unsur masyarakat yang ada, ujar Santoso.
Pihak Sudindik bersama pemerintah kelurahan, PPSU, dan pegawai dinas pendidikan bergotong royong membersihkan area terdampak agar sekolah siap digunakan kembali.
Penanganan selanjutnya, saya tadi bersama dengan Pak Lurah akan melakukan kerja bakti pembersihan lokasi di sini. PPSU dengan pegawai Disdik yang ada di wilayah Kecamatan Jagakarsa, dan kita akan upayakan besok kegiatan belajar mengajar bisa normal kembali, tutur Santoso.
Langkah pembelajaran jarak jauh tetap disediakan untuk memfasilitasi murid yang masih mengantisipasi rasa cemas atau trauma pascainsiden.
Untuk mengantisipasi apabila besok ada murid-murid yang masih belum bersedia datang belajar secara langsung, kami juga memberikan kesempatan untuk secara online. Tentunya kami akan memberikan pembelajaran jarak jauh juga besok. Jadi kita berikan kesempatan secara hybrid, jelas Santoso.
Meski sekolah dibuka seperti biasa untuk pembelajaran tatap muka, koordinasi telah dilakukan bersama pihak kepala sekolah dan jajaran guru terkait opsi PJJ.
Kami pastikan kegiatan belajar mengajar besok bisa berjalan normal, bisa hadir langsung ke sekolah ini. Tetapi kalau bagi murid-murid yang masih mungkin belum bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan datang langsung ke sekolah, besok kami berikan kesempatan untuk melakukan PJJ dan kami sudah atur dengan Pak Kepala Sekolah, dengan guru-gurunya juga, ucap Santoso.
Informasi teknis mengenai objek yang terbakar turut disampaikan oleh pihak Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan.
Obyek yang terbakar gudang penyimpanan buku, kata Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jaksel Sjukri Bahanan.