Srikandi Polisi Militer Kawal Kirab Bendera Pusaka di Istana
Sebanyak 15 prajurit wanita Polisi Militer TNI memimpin barisan pengawalan kereta kencana Garuda Prabayaksa yang membawa bendera pusaka dan teks proklamasi dari Monumen Nasional menuju Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/8/2026) pagi.
Sebagaimana dilansir dari Detikcom, prosesi kirab ini menjadi pembuka rangkaian upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Prosesi diawali dengan penyerahan bendera pusaka dan teks proklamasi di dalam cawan Monas pada pukul 08.00 WIB.
Dua Purna Paskibraka Duta Pancasila 2025 bertugas membawa bendera pusaka serta teks proklamasi tersebut sebelum menaiki kereta kencana. Selain 15 srikandi di barisan paling depan, iring-iringan kereta kencana turut dikawal oleh 45 pasukan motor kawal polisi militer.
Para prajurit wanita tersebut melaju perlahan mengendarai motor voorijder sesuai formasi teratur dari Monas menuju kawasan Istana Merdeka yang telah dipadati ribuan tamu undangan.
Terkait kesiapan rangkaian acara peringatan ulang tahun ke-81 Republik Indonesia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan pernyataan resminya sebelum pelaksanaan upacara.
"Ya insyaallah 99 persen ya, yang 1 persen kita semua serahkan kepada Yang di Atas. Tapi insyaallah, bismillah," kata Prasetyo Hadi.
Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian persiapan telah dievaluasi untuk memastikan penampilan terbaik bagi masyarakat dalam memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan di Istana Merdeka.
"Semua unsur tampil sebagaimana yang nanti direncanakan akan ditampilkan di tanggal 17 Agustus pada saat peringatan upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia kita. Dari hasil evaluasi, dapat kami sampaikan bahwa insyaallah kami siap untuk nanti hari Senin memberikan yang terbaik kepada seluruh rakyat Indonesia," lanjut Prasetyo Hadi.