SMAN 1 Mataram Sabet Juara Pertama LCC Empat Pilar MPR RI 2026 NTB

Share

SMAN 1 Mataram keluar sebagai juara pertama Lomba Cermat Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kontingen ini berhasil mengungguli sekolah-sekolah lain dalam laga final yang digelar di Kota Mataram.

Seperti dikutip dari Detikcom, posisi kedua diraih oleh SMAN 1 Dompu, sedangkan SMAN 1 Madapangga menempati peringkat ketiga. Hasil ini memastikan SMAN 1 Mataram menjadi utusan resmi Provinsi NTB.

Kemenangan tersebut mengantarkan SMAN 1 Mataram untuk melaju ke kompetisi tingkat nasional. LCC Empat Pilar MPR RI tingkat nasional dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.

Suasana haru dan gembira menyelimuti para peserta SMAN 1 Mataram setelah dipastikan menjadi pemenang. Mereka saling berpelukan dan bersalaman merayakan keberhasilan tersebut.

Penyerahan piala, medali, serta piagam penghargaan dilakukan langsung oleh Hj. Evi Apita Maya, S.H., M.Kn., Anggota MPR RI dari Kelompok DPD Daerah Pemilihan NTB.

Selain juara utama, panitia juga memberikan penghargaan khusus bagi sekolah dengan yel-yel terbaik. Tiga sekolah yang meraih penghargaan ini adalah SMAN 1 Praya, SMAN 1 Aikmel, dan MAN 1 Lombok Timur.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi NTB Dr. Syamsul Hadi, M.Pd., menyampaikan pesan penting saat membuka acara. Ia mengimbau seluruh peserta untuk tetap saling memberikan dukungan.

Syamsul Hadi menekankan agar apresiasi tetap diberikan kepada regu pemenang yang akan menjadi wakil NTB di tingkat nasional. Bagi peserta yang belum beruntung, ia berpesan agar tidak berkecil hati.

"Yang kalah jangan patah semangat, wujudkan semangat juang itu dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujarnya dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Menurut Syamsul Hadi, potret pendidikan saat ini mencerminkan masa depan bangsa Indonesia. Visi Pemerintah Provinsi NTB di sektor pendidikan selaras dengan target pemerintah pusat dalam mencetak SDM berkarakter unggul.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah dinamika global. Pemahaman terhadap keberagaman melalui falsafah negara menjadi kunci eksistensi bangsa.

"Karena kita memiliki falsafah negara yang memahami keberagaman. Apa yang dilakukan MPR melalui Empat Pilar adalah bagian dari upaya memelihara eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.

Oleh karena itu, LCC Empat Pilar ini diharapkan menjadi sarana internalisasi nilai-nilai kebangsaan. Implementasinya harus terwujud nyata dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari masyarakat.

"Menang dan kalah dalam setiap kompetisi adalah sesuatu yang lumrah. Karena itu, jadikan kesempatan ini sebagai ajang untuk silaturahmi dan mengasah kemampuan. Yang menang bukan berarti paling tinggi dan setelah itu selesai, tetapi harus terus berjuang untuk tujuan selanjutnya," tutupnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author