Skandal Kebocoran Soal Ujian Kedokteran India Picu Unjuk Rasa Nasional
Gelombang protes nasional memanas di India akibat skandal kebocoran soal ujian masuk perguruan tinggi kedokteran yang diperkirakan mengancam masa depan lebih dari 10 juta siswa, dilansir dari Detikcom. Pembatalan hasil ujian National Eligibility Entrance Test pada Mei 2026 tersebut memicu keresahan publik hingga menyebabkan bentrokan warga dengan aparat di New Delhi.
Skandal ini berujung pada pengunduran diri Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan serta pembatalan resmi hasil ujian NEET. Keresahan masyarakat meluas hingga dua orang siswa dilaporkan mengakhiri hidup mereka akibat ketidakpastian situasi tersebut.
Aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Tolstoy Marg, New Delhi, sempat diwarnai kerusuhan saat beberapa pengunjuk rasa diduga merusak pos polisi. Kepolisian menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa, yang menyebabkan 130 petugas kepolisian dan 65 pengunjuk rasa mengalami luka-luka.
Sebagai respons atas krisis pendidikan nasional ini, Perdana Menteri India Narendra Modi menyatakan bahwa pemerintah telah membentuk pengadilan khusus guna mempercepat proses penyelidikan kasus kebocoran soal ujian tersebut.
Unjuk rasa ini digerakkan oleh Cockroach Janta Party, sebuah gerakan politik satir yang berdiri sejak Mei 2026 dan kini memiliki lebih dari 20 juta pengikut di Instagram. Pendiri gerakan tersebut, Abhijeet Dipke, baru kembali dari studi pascasarjana di Universitas Boston, Amerika Serikat, sebelum memimpin aksi protes memprotes sistem pendidikan India.