Siswa SMAN 1 Karamat Dilaporkan ke Polisi Usai Aniaya Guru di Buol
Seorang guru SMAN 1 Karamat bernama Budiansyah melaporkan siswanya berinisial R ke Polres Buol atas dugaan penganiayaan di Desa Monano, Kecamatan Lakea, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 15.00 Wita, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Insiden pemukulan tersebut dipicu aksi saling tegur saat kegiatan ceramah kepala sekolah di lingkungan SMAN 1 Karamat. Korban mencegat dugaan aksi tidak tertib pelaku sebelum akhirnya dihadang di jalanan umum seusai jam sekolah.
Budiansyah menegaskan telah menolak jalur kekeluargaan dan memilih menempuh proses hukum secara langsung akibat aksi kekerasan yang dialaminya secara berulang kali.
"Saya langsung ke Polres (Buol) melapor. Sempat disuruh mediation, tapi saya tidak mau. Sudah keterlaluan perbuatannya," kata Budiansyah, guru SMAN 1 Karamat.
Peristiwa ini bermula ketika korban mencoba menertibkan terduga pelaku yang membuat kegaduhan di tengah berlangsungnya agenda ceramah seusai pelaksanaan ibadah salat Jumat.
"Setelah selesai salat Jumat ada kultum atau ceramah dari kepala sekolah. Saat ceramah berlangsung, di samping saya ada murid yang ribut. Sudah beberapa kali saya tegur tapi tidak dihiraukan," paparnya Budiansyah.
Upaya penertiban tersebut dilanjutkan korban dengan mengibaskan kain sorban yang dibawanya ke arah pelaku, namun bagian ujung kain tidak sengaja mengenai area wajah siswa tersebut.
"Saya tegur pakai sorban dari belakang. Karena sorban panjang, ujungnya kena di pelipis mata anak itu. Tidak ada niat memukul keras," ujar Budiansyah.