Kemdiktisaintek Pindahkan Sementara Siswa SMA Unggul Garuda Baru Bulungan

Share

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memindahkan sementara kegiatan belajar mengajar siswa SMA Unggul Garuda Baru Bulungan ke Konawe Selatan pada tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan perpindahan ini berdampak pada sebagian dari total 301 siswa yang berhasil lolos seleksi masuk di empat sekolah unggulan tersebut, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Ahmad Najib Burhani menjelaskan bahwa langkah penempatan sementara ini diambil karena proses pembangunan fasilitas fisik sekolah di Bulungan, Kalimantan Utara, baru dimulai pada Februari 2026. Para siswa dijadwalkan baru bisa menempati gedung sekolah definitif di Kalimantan Utara pada semester kedua.

"Pembangunannya baru mulai Februari. Jadi akan dipakai semester berikutnya," ucap Ahmad Najib Burhani, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek.

Penggabungan lokasi belajar ini membuat para siswa serta guru yang terpilih untuk SMA Unggul Garuda Baru Bulungan harus bermobilisasi ke Sulawesi Tenggara. Pihak kementerian juga membagi sebaran siswa baru lainnya ke beberapa wilayah operasional yang sudah siap.

"Digabung di Konawe Selatan, jadi ditempatkan di Konawe Selatan. Jadi akan ada tiga lokasi yang akan dipakai: Konawe Selatan, Belitung Timur, dan Timur Tengah Selatan. Jadi yang untuk Kaltara, digabung di Konawe Selatan," jelas Ahmad Najib Burhani, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek.

Seluruh biaya terkait pemindahan dan akomodasi para tenaga pendidik maupun peserta didik menuju lokasi penampungan sementara dipastikan akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Komponen pengajar dan pimpinan sekolah saat ini dilaporkan telah berada di lokasi tujuan.

"Iya, semuanya," ucap Ahmad Najib Burhani, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek.

Pemerintah daerah setempat turut mendukung pemenuhan kebutuhan operasional sekolah penampungan tersebut dengan menyiagakan tenaga pendukung non-akademik. Layanan pendidikan ini diperkuat oleh kepemimpinan sekolah, tenaga kependidikan dari perguruan tinggi mitra, hingga petugas medis dan psikolog.

"Guru-gurunya, kepala sekolah, sudah di sana," imbuh Ahmad Najib Burhani, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek.

Selain klaster Bulungan dan Konawe Selatan, sebaran operasional program ini mencakup SMA Unggul Garuda Baru Belitung Timur di Bangka Belitung serta SMA Unggul Garuda Baru Timor Tengah Selatan di Nusa Tenggara Timur. Rencana pergerakan massal para siswa menuju asrama atau sekolah tujuan dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana secara terpisah menyatakan bahwa proses mobilisasi siswa ke masing-masing wilayah akan diselenggarakan pada 16 hingga 19 Juli 2026. Kegiatan belajar mengajar pertama untuk seluruh siswa baru tersebut bakal dimulai serentak pada 20 Juli 2026.

"Khusus untuk Sekolah Unggul Garuda Bulungan, peserta didik akan menjalani satu semester pertama di Sekolah Unggul Konawe Selatan sambil menunggu penyelesaian pembangunan di lokasi definitif," kata Kurnia Ramadhana, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author