Siswa MAN IC Serpong Raih Skor UTBK SNBT 2026 Tertinggi

Share

Seorang siswa MAN Insan Cendekia Serpong bernama Ahmad Salman Al-Makkiy berhasil meraih salah satu skor subtes tertinggi dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026. Pencapaian ini diumumkan oleh Kementerian Agama pada Senin (1/6/2026) sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Salman memperoleh nilai sebesar 1173,55 untuk subtes Pengetahuan Kuantitatif (PK). Melalui keberhasilan nilai tersebut, ia juga dinyatakan diterima di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Tanggapan positif disampaikan oleh Kepala MAN IC Serpong, Hilal Najmi, yang menyatakan rasa bangganya terhadap pencapaian salah satu anak didiknya tersebut di tingkat nasional.

"Prestasi Salman menjadi kebanggaan bagi MAN IC Serpong dan madrasah pada umumnya. Ini menunjukkan bahwa dengan strategi belajar yang tepat, kerja keras, dan lingkungan belajar yang kondusif, siswa madrasah mampu meraih prestasi terbaik di tingkat nasional," ungkap Hilal Najmi, Kepala MAN IC Serpong.

Pihak madrasah menilai keberhasilan ini membuktikan kualitas lingkungan belajar mereka. Di sisi lain, Salman mengungkapkan bahwa dirinya tidak memanfaatkan lembaga bimbingan belajar luar untuk bersiap menghadapi ujian.

"Fun fact, aku ga bimbel sama sekali. Jadi pure latihan-latihan aja. Buat materi, aku nonton di YouTube, kayak Tubuh Kata dll," kata Ahmad Salman Al-Makkiy, Siswa MAN IC Serpong.

Sebagai gantinya, ia mengandalkan berbagai platform digital untuk mengasah kemampuan lewat metode simulasi ujian secara mandiri. Salman konsisten memanfaatkan tayangan edukasi dan program latihan soal daring.

"Aku jugaa latihan di wangsit, dan tryout-tryout di banyaaak platform, kayak sainsin, ruangguru, pahamify, dll," ungkap Ahmad Salman Al-Makkiy, Siswa MAN IC Serpong.

Bagi Salman, kunci utama menghadapi UTBK adalah mengenali kelemahan diri sendiri melalui evaluasi hasil simulasi. Ia menyarankan agar para peserta fokus memperbaiki kekurangan masing-masing daripada mengikuti pola belajar orang lain.

"Jangan pernah belajar segala hal, ikut-ikut kurikulum orang. Karena kebutuhan tiap orang jelas beda-beda. Jadi cukup mulai dari tryout beberapa kali, buat tau kekurangan kalian dimana aja. List semuanya, dan fokus disitu, sampe kalian gapunya kekurangan lagi," jelas Ahmad Salman Al-Makkiy, Siswa MAN IC Serpong.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author