Sistem Imigrasi Baru Picu Antrean Panjang di Bandara Eropa

Share

Otoritas penerbangan Eropa memperingatkan potensi lonjakan antrean dan keterlambatan di berbagai bandara benua tersebut akibat penerapan sistem migrasi baru dan peningkatan volume turis pada musim panas 2026. Kondisi ini memaksa operator bandara meminta para pelancong internasional untuk merencanakan perjalanan mereka jauh lebih awal.

Surat kabar Portugal Público melaporkan bahwa penumpukan penumpang diantisipasi terjadi pada area pemeriksaan paspor, pos keamanan, dan gerbang imigrasi. Lonjakan arus penumpang dipicu oleh pemulihan sektor penerbangan global yang terus berjalan serta peningkatan masif pariwisata internasional sepanjang musim tinggi tersebut.

Selain faktor kepadatan musiman, Uni Eropa kini mulai menerapkan Entry/Exit System (EES) secara bertahap di gerbang-gerbang perbatasan. Sistem digital ini resmi menggantikan prosedur cap manual pada paspor warga negara non-Uni Eropa dengan pemindaian biometrik yang mencakup pas foto wajah serta sidik jari.

Fase adaptasi teknologi baru tersebut diprediksi para ahli penerbangan bakal memperpanjang waktu tunggu di area imigrasi secara signifikan, terutama pada terminal internasional yang padat. Penundaan operasional ini diwaspadai bakal berdampak langsung pada para penumpang yang menembus hub besar seperti Lisbon, Madrid, Paris, Amsterdam, Frankfurt, dan London.

Guna mengantisipasi situasi tersebut, para pakar merekomendasikan penumpang untuk tiba di bandara lebih cepat daripada jadwal normal. Pelancong juga diimbau terus memantau status penerbangan mereka serta menyediakan waktu jeda yang lebih lama untuk prosedur transit internasional selama masa puncak liburan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author