Shin Tae-yong Susun Skuad Baru Persija Jakarta untuk Super League
Manajemen Persija Jakarta resmi memperkenalkan pelatih baru mereka, Shin Tae-yong, untuk menukari skuad Macan Kemayoran menghadapi kompetisi Super League 2026/2027 dalam konferensi pers di Jakarta International Stadium, Jakarta Utara, pada Senin (8/6/2026).
Arsitek tim asal Korea Selatan tersebut langsung mengonfirmasi kedatangan penyerang asal Argentina, Mariano Peralta, yang merupakan pemain terbaik Super League 2025/2026 dari klub lamanya.
Langkah perekrutan ini menjadi bagian dari perombakan besar setelah manajemen Persija melepas tujuh pemain asing pada akhir musim lalu, yang terdiri dari enam pemain asal Brasil dan satu pemain asal Maroko.
"Untuk Peralta memang sudah dikontrak seperti yang saya dengar dan itu membuat saya senang. Jadi saya ingin menyambut Peralta dengan sangat senang hati," kata Shin Tae-yong.
Pria berusia 55 tahun tersebut menjelaskan bahwa perombakan komposisi pemain asing masih akan terus berjalan melalui komunikasi intensif dengan manajemen klub.
"Saat ini kami sedang dalam diskusi berkelanjutan mengenai skuad dengan pemilik kami Pak Pancha," ujar Shin Tae-yong.
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu menambahkan bahwa evaluasi mendalam akan berdampak pada slot pemain asing, namun komitmen penuh tetap diberikan untuk mempertahankan pilar domestik.
"Anda dapat melihat nanti bahwa pemain asing kemungkinan akan banyak berubah. Namun, rencana saya adalah untuk mempertahankan sebagian besar pemain lokal yang kami bisa," ucapnya.
Terkait rumor transfer pemain lokal, Shin Tae-yong tidak menampik ketertarikannya terhadap sejumlah mantan anak asuhnya di Timnas Indonesia seperti Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, hingga Joey Pelupessy.
"Ya, pasti ada niat untuk saya membawa pemain-pemain Timnas Indonesia sebelumnya yang bersama saya juga," ujar Shin Tae-yong.
Kendati demikian, sang pelatih memilih bersikap realistis mengingat situasi ikatan kerja para pemain tersebut dengan klub mereka saat ini.
"Tetapi kan kita harus lihat situasi masing-masing pemain seperti apa, contoh seperti kontrak mungkin sudah terikat bersama tim-tim sekarang dan lain-lain juga," jelas Shin Tae-yong.
Mengenai target kompetisi ke depan, mantan pelatih Seongnam FC itu bertekad mengembalikan performa terbaik tim demi memuaskan ekspektasi para pendukung setia.
"Target saya pastinya ingin dapat prestasi yang baik. Dan akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa para fans Persija ingin melihat atau menonton kembali untuk permainan Persija," tutur Shin Tae-yong.
Ia meyakini solidaritas internal dalam skuad akan menjadi kunci utama meraih posisi tertinggi di kompetisi sepak bola nasional.
"Jadi dengan menjadi satu dengan para pemain, mungkin saja bisa di posisi yang terbaik di Indonesia," ucapnya.
Sementara itu, manajemen klub memastikan sang pelatih diikat dengan komitmen kerja jangka panjang untuk membangun pondasi tim secara menyeluruh.
"Durasi kontrak Persija bersama Shin Tae-yong kurang lebih selama tiga tahun," ujar Mohamad Prapanca, Presiden Persija.
Pria yang akrab disapa Panca itu menambahkan bahwa kerja sama ini juga melibatkan sang pelatih dalam aspek pengembangan fasilitas klub.
"Ya tadi kami berproses. Jadi tentunya coach Shin Tae-yong juga perlu terlibat dalam infrastruktur Persija," jelas Mohamad Prapanca.