by

Setelah Wuhan Giliran Kota Qingdao

China melacak setiap orang yang baru-baru ini mengunjungi Kota Qingdao dan melanjutkan tes Covid-19 massal untuk di daerah tersebut.

Hampir 225.000 orang yang melakukan perjalanan ke Qingdao sejak 23 September dari kota lain di Provinsi Shandong dilacak dan dites, lansir harian Global Times pada Rabu (14/10).

Namun, semua tes asam nukleat dari orang-orang yang dilacak menunjukkan hasil negatif.
Pada Senin (12/10) China memulai pengujian darurat massal virus korona di kota pelabuhan timur.

Baca Juga  Kevin de Bruyne Gagal Penalti, Manchester City vs Liverpool Imbang

Komisi Kesehatan Kota Qingdao mengonfirmasi enam infeksi baru, sementara enam kasus tanpa gejala lainnya terdeteksi pada Minggu (11/10).

Pengujian untuk lebih dari sembilan juta penduduk di lima distrik diharapkan selesai pada Rabu (14/10).
Menurut China Daily, hingga Selasa pagi, tidak ada kasus baru ditemukan saat otoritas kesehatan menguji tiga juta orang.

Baca Juga  Pirlo Konfirmasi Cedera Pergelangan Kaki Ronaldo

Dari tiga juta tes, sejauh ini lebih dari 1,1 juta di antaranya negatif.

Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan 13 kasus impor baru, sehingga totalnya menjadi 3.036.
Sejak wabah pertama kali muncul di Kota Wuhan Desember lalu, China telah mengonfirmasi 85.591 kasus, termasuk 4.634 kematian.

Hampir 80.729 pasien juga dinyatakan pulih dan dipulangkan dari rumah sakit.

Baca Juga  Bekas Bioskop di Kawasan Senen Terbakar

”Masih ada 228 kasus yang dikonfirmasi [termasuk satu kasus dalam kondisi serius] dan tujuh dugaan kasus,” tambah pernyataan itu. (man/tap)

Baca Juga