Seskab Teddy Terima Pengusaha Haji Isam Bahas Investasi Hilirisasi

Share

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Minggu, 9 Agustus 2026. Pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan sektor investasi, hilirisasi, hingga penguatan ekonomi nasional.

Diskusi yang berlangsung di kompleks Istana Kepresidenan ini mencakup berbagai sektor strategis yang dikembangkan di dalam negeri. Melalui unggahan media sosial resminya, pihak Sekretariat Kabinet mengonfirmasi pelaksanaan pertemuan tatap muka antara Seskab dan pengusaha asal Kalimantan Selatan tersebut.

"Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad, yang dikenal dengan sapaan Haji Isam, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Minggu siang, 9 Agustus 2026," tulis akun media sosial Sekretariat Kabinet.

Sektor pertambangan, agribisnis, energi, hingga logistik menjadi poin utama yang dibicarakan kedua belah pihak guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. Pengalaman Haji Isam di lini bisnis tersebut menjadi latar belakang pembahasan kolaborasi investasi ini.

"Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas mengenai perkembangan investasi di sektor pertambangan, hilirisasi, agribisnis, energi, dan logistik sebagai bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Haji Isam merupakan pelaku usaha yang memiliki pengalaman di berbagai sektor tersebut," ujar pihak Sekretariat Kabinet.

Pemerintah menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi iklim usaha yang baik demi menciptakan daya saing industri domestik dan penyerapan tenaga kerja. Langkah ini sejalan dengan agenda percepatan nilai tambah di berbagai wilayah.

"Seskab menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat dan kondusif serta memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk mempercepat hilirisasi, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, dan membuka lebih banyak lapangan kerja," imbuhnya.

Langkah diplomasi ekonomi Istana juga melibatkan jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia yang dikumpulkan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya. Para pimpinan daerah Kadin hadir untuk memperkuat sinergi pembangunan ekonomi antarwilayah.

"Ya hari ini, kami Kadin, datang bersama pimpinan-pimpinan Kadin di 38 provinsi. Jadi sejak mendengar undangan dari Pak Presiden, mereka terbang, ada yang dari Papua, Papua Barat, Kaltara, NTT, Aceh. Nah kami ingin berdiskusi mengenai bagaimana bersama-sama bisa meningkatkan ekonomi dari daerah," kata Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie.

Meskipun pemerintah menekankan pentingnya kerja sama dengan dunia usaha, pertemuan eksklusif pejabat negara dengan pelaku bisnis skala besar juga mendapat sorotan dari sejumlah pengamat terkait transparansi dan tata kelola pemerintahan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author