Serangan Rudal Rusia di Tiga Wilayah Ukraina Menewaskan Sembilan Orang
Gempuran balistik dan drone militer Rusia menewaskan sedikitnya sembilan orang serta melukai puluhan warga di wilayah Kyiv, Zaporizhzhia, dan Dnipropetrovsk pada Senin (10/8) malam. Dilansir dari Detikcom, ekskalasi serangan udara ini menyasar fasilitas militer hingga pemukiman warga di Ukraina.
Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi gempuran menyasar sejumlah infrastruktur strategis di kawasan perkotaan. Serangan presisi tinggi tersebut diklaim mengenai target logistik militer utama lawan.
"Melancarkan serangan dengan senjata darat berpresisi tinggi, menghantam perusahaan industri militer dan pusat transportasi-logistik di kota Kyiv dan Zaporizhzhia," kata Kementerian Pertahanan Rusia.
Pemerintah daerah Zaporizhzhia melaporkan wilayahnya mengalami kerusakan parah akibat jatuhnya amunisi udara tak berpandu dan proyektil jelajah. Kepala administrasi militer setempat mengonfirmasi jumlah korban jiwa di wilayahnya.
"Enam orang tewas dan 19 lainnya terluka," tulis Ivan Fedorov, Kepala Administrasi Militer Regional Zaporizhzhia di Telegram.
Sementara itu, kawasan Dnipropetrovsk di Ukraina timur turut diserang melalui tembakan artileri dan bom udara nirkawak. Kepala Administrasi Militer Regional Dnipropetrovsk Oleksandr Ganzha mencatat gempuran di lima distrik itu menewaskan tiga orang dan melukai lima warga.
Ledakan keras juga mengguncang ibu kota Ukraina, Kyiv, tidak lama setelah otoritas keamanan setempat mengaktifkan sinyal bahaya serangan udara.