Serangan Rudal Rusia Tewaskan 17 Orang di Kyiv dan Sekitarnya
Serangan rudal dan pesawat nirawak Rusia menewaskan sedikitnya 17 orang di ibu kota Ukraina, Kyiv, serta wilayah sekitarnya, dan melukai puluhan lainnya, dilansir dari Detikcom. Ukraina tidak mampu menembak jatuh satu pun rudal yang diluncurkan Rusia dalam serangan ini. Serangan yang semakin intensif mendorong Kyiv mendesak pengiriman lebih banyak rudal pencegat Patriot buatan Amerika Serikat. Rusia telah meningkatkan serangannya secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir, sering meluncurkan serangkaian rudal balistik yang sulit dicegat, mengguncang bangunan dan menimbulkan ledakan di seluruh kota.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan, "Rudal pencegat balistik adalah hal yang bisa menyelamatkan nyawa mereka yang tewas hari ini."
Kepulan asap tampak membubung di atas ibu kota saat matahari terbit, memicu kebakaran di beberapa lokasi di wilayah itu, menurut laporan jurnalis AFP. Pihak berwenang Ukraina menyatakan lebih dari 40 orang terluka di Kyiv dan sekitarnya akibat serangan tersebut.
Jurnalis AFP mendengar suara ledakan di Kyiv setelah tengah malam, menyusul peringatan dari angkatan udara Ukraina mengenai rudal balistik yang mengarah ke wilayah tersebut. Seorang jurnalis juga melaporkan melihat asap hitam dan mencium bau tajam sisa pembakaran yang masih tertinggal di udara beberapa jam kemudian.