Serangan Houthi di Najran Arab Saudi Melukai 11 Orang

Share

Sebanyak 11 orang mengalami luka-luka di Najran, Arab Saudi bagian selatan, akibat serangan kelompok pemberontak Houthi pada Kamis (6/8/2026) malam. Insiden tersebut mencatatkan jumlah korban terbanyak di wilayah Saudi dalam kurun waktu lebih dari empat tahun terakhir konflik dengan Houthi.

Jumlah korban dalam peristiwa ini dikonfirmasi langsung oleh pihak militer setempat, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Korban terluka mencakup tujuh warga negara Arab Saudi, dua warga negara Mesir, satu warga negara Yaman, dan satu warga negara Pakistan.

Eskalasi serangan kelompok pemberontak yang berbasis di Yaman dan didukung Iran ini meningkat sejak bulan lalu terhadap target Saudi dan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. Langkah tersebut dilakukan Houthi sebagai bentuk dukungan kepada Teheran dalam konflik melawan Amerika Serikat.

Juru bicara koalisi pimpinan Saudi untuk memerangi Houthi, Jenderal Turki al-Maliki, memberikan rincian terkait insiden penyerangan tersebut dalam pernyataan resmi yang disiarkan kantor berita Saudi.

Dampak serangan rudal dan drone Houthi juga menargetkan posisi militer di Yaman bagian tengah serta timur. Tindakan tersebut menewaskan sedikitnya 58 tentara pemerintah Yaman.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengklaim bahwa pengerahan rudal balistik dan drone tersebut dilakukan guna merespons pergerakan militer lawan.

"Serangan tersebut menargetkan pasukan pemerintah Yaman untuk merespons apa yang disebutnya sebagai peningkatan kekuatan militer yang didukung Saudi," kata Juru bicara militer Houthi Yahya Saree.

Situasi pertempuran kembali memanas setelah penerbangan langsung dari Iran mendarat di Sanaa yang dikuasai Houthi, yang memicu reaksi keras dari koalisi Saudi. Sebagai tanggapan atas memanasnya situasi, Kementerian Pertahanan Yaman bersumpah akan melakukan aksi balasan terhadap kelompok Houthi pada waktu serta lokasi yang tepat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author