Serangan Drone Ukraina dan Rusia Menewaskan Empat Orang Sipil

Share

Empat warga sipil dilaporkan tewas menyusul gelombang serangan udara balasan menggunakan pesawat nirawak yang melanda wilayah Krasnodar di selatan Rusia dan kota Kherson di Ukraina selatan pada Rabu (12/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Eskalasi gempuran militer Kyiv menghantam wilayah pesisir serta destinasi wisata Krasnodar hingga menyebabkan dua korban jiwa, termasuk anak berusia 8 tahun, sementara pertahanan udara Moskow mengklaim telah melumpuhkan 502 drone di area Rusia dan Laut Hitam. Di sisi lain, Angkatan Udara Ukraina mendeteksi peluncuran 138 drone serta rudal Rusia yang mayoritas menyasar Odesa dan Sumy, dengan 112 drone di antaranya berhasil ditangkis oleh sistem pertahanan Ukraina.

Kerusakan fisik parah melanda puluhan bangunan apartemen dan kendaraan warga di kota pelabuhan Novorossiysk akibat jatuhnya material tembakan aerial.

"Seorang anak berusia 8 tahun tewas di Novorossiysk… Delapan orang, termasuk seorang anak, mengalami luka-luka dan telah dirawat di rumah sakit," kata Gubernur Krasnodar, Venyamin Kondratyev, dalam pernyataan via Telegram. Laporan teknis otoritas setempat mengonfirmasi bahwa jatuhnya material pesawat tak berawak yang berhasil dicegat berlanjut pada insiden fatal di pemukiman warga lainnya.

"Para dokter telah berusaha semaksimal mungkin, namun sayangnya mereka tidak dapat menyelamatkan nyawa pria tersebut," ujar Kondratyev dalam pernyataannya. Gubernur Krasnodar mencatat korban luka tambahan juga teridentifikasi di wilayah pesisir Gelendzhik, sementara dampak serangan di garis depan pertempuran Kherson merenggut dua nyawa warga sipil yang menghuni pemukiman dekat bantaran Sungai Dnipro.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Konflik Udara Rusia Ukraina
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author