Serangan Rudal dan Dron Ukraina di Crimea Tewaskan Empat Warga
Serangan dron militer Ukraina di semenanjung Crimea menewaskan empat orang warga sipil dan melukai beberapa lainnya pada Kamis, 4 Juni 2026.
Pemimpin pro-Rusia di Crimea, Serguéi Axiónov, mengonfirmasi bahwa satu korban jiwa dan tiga korban luka muncul setelah sebuah dron menghantam kereta komuter yang bergerak dari Azovski menuju Kerch.
"Un hombre murió y otros tres resultaron heridos tras el ataque de un dron enemigo contra un tren de cercanías que se dirigía de Azovski a Kerch" kata Serguéi Axiónov, Pemimpin Crimea.
Sebelum insiden kereta tersebut, Axiónov juga melaporkan tiga warga sipil tewas dan tujuh lainnya luka-luka akibat serangan dron di kawasan non-residensial Simferópol.
Dampak serangan ini memaksa perusahaan kereta Grand Service Express menghentikan operasional karena ancaman dron, sehingga menunda perjalanan 13 kereta, sementara operator Yúzhnaya Prígorodnaya Passazhirskaya Kompania membatalkan seluruh perjalanan komuter.
Gubernur Sebastópol, Mijaíl Razvozháev, menyatakan sistem pertahanan udara Rusia berhasil melumpuhkan sekitar 20 dron di tiga distrik kota pelabuhan tersebut.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan total 272 dron Ukraina berhasil ditembak jatuh semalam di atas sepuluh wilayah Rusia, Crimea, serta Laut Hitam dan Laut Azov.
Sementara itu, sebuah laporan terpisah dari Donetsk menyebutkan sebuah dron kamikaze Ukraina menghantam bus penumpang sipil pada 3 Juni 2026, yang mengakibatkan delapan orang tewas dan sebelas lainnya luka-luka.
Berdasarkan data anggaran, pemerintah Spanyol tercatat mengalokasikan bantuan militer sebesar 3.795 juta euro untuk Ukraina dari tahun 2022 hingga 2026, termasuk paket baru 1.000 juta euro yang diumumkan Perdana Menteri Pedro Sánchez.
Menteri Urusan Luar Negeri Spanyol, José Manuel Albares, menegaskan dukungan negaranya bersama Uni Eropa agar Ukraina memenangkan perdamaian atas invasi Rusia.
"Estamos en el quinto año de conflicto, podemos decir que Rusia está perdiendo esta guerra" kata José Manuel Albares, Menteri Urusan Luar Negeri Spanyol.
Albares menambahkan bahwa Eropa tidak dapat menerima perang agresi maupun keuntungan bagi pihak agresor.
Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodímir Zelenski mengkritik Presiden Rusia Vladimir Putin yang menolak proposal pertemuan langsung untuk mengakhiri perang.
"Es una respuesta débil" anggap Volodímir Zelenski, Presiden Ukraina.
Zelenski menyatakan kekecewaannya karena pihak Rusia kembali memilih jalur peperangan.
"Por desgracia, la parte rusa vuelve a optar por la guerra; todos han escuchado hoy la respuesta. Una respuesta débil. Simplemente no quiere poner fin a la guerra. Creo que mucha gente en todo el mundo se ha sentido decepcionada por esa respuesta" tuduh Volodímir Zelenski, Presiden Ukraina.
Zelenski menilai Putin tidak ingin mengubah keadaan dan hanya mencari keuntungan pribadi dari konflik ini.
Menanggapi tawaran tersebut, Juru Bicara PBB Stéphane Dujarric menyampaikan pandangan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengenai pentingnya dialog langsung.
"En cualquier contexto y en cualquier conflicto, las negociaciones directas, basadas en los fundamentos adecuados y en condiciones de igualdad, son fundamentales para resolver el conflicto" deklarasi Stéphane Dujarric, Juru Bicara PBB.
Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan tidak melihat adanya urgensi untuk melakukan pertemuan tatap muka dengan Zelenski saat berbicara di Forum Ekonomi Internasional San Petersburgo.
"Nunca me he negado, pero reunirse, como se suele decir, es andarse con rodeos; lo sé porque ya he pasado por esto. Creo que hay una referencia (en la carta) a los acuerdos de Minsk" indikasi Vladimir Putin, Presiden Rusia.
Putin juga sempat melontarkan sindiran mengenai bagaimana Donald Trump menegur etika berpakaian Zelenski.
"Todos vimos cómo Donald (Trump) ante los ojos de todo el mundo educó al autor de la carta (de Zelenski dirigida a Putin) y le llamó la atención por su código de vestimenta" sindir Vladimir Putin, Presiden Rusia.
Putin menambahkan bahwa gaya berpakaian seperti karakter Rambo tidak selalu tepat di setiap tempat.
"Proyectar constantemente 'Rambo: First Blood' puede ser apropiado en algunos lugares, pero por su puesto no en todos" tambah Vladimir Putin, Presiden Rusia.
Pada perkembangan lain di wilayah Uni Eropa, Kepala Diplomasi UE Kaja Kallas menyatakan Rusia bertanggung jawab penuh atas ledakan dron maritim di pelabuhan Constanza, Rumania, meski militer Ukraina mengakui properti tersebut milik mereka.
"La explosión de un dron en el puerto de Constanza demuestra que la guerra de Rusia se está extendiendo cada vez más al territorio de la UE (…) La responsabilidad última de lo ocurrido recae directamente sobre Rusia" kata Kaja Kallas, Alta Perwakilan Urusan Luar Negeri Uni Eropa.
Akibat ledakan dron laut di dekat pantai tersebut, otoritas Rumania mengevakuasi sekitar seribu warga secara preventif dari area pelabuhan Constanza.