Senator AS Investigasi Roblox Terkait Perlindungan Keselamatan Anak
Dua Senator Amerika Serikat meluncurkan penyelidikan resmi terhadap Roblox terkait penanganan keselamatan pengguna anak-anak di platform game daring tersebut. Langkah tegas ini diambil untuk mengusut dugaan pengabaian eksploitasi dan potensi bahaya yang mengintai anak-anak, sebagaimana dilansir dari Gamebrott.
Penyelidikan tersebut dipimpin oleh Josh Hawley dan Dick Durbin, yang masing-masing menjabat sebagai ketua serta anggota senior Subkomite Kejahatan dan Kontraterorisme di Komite Kehakiman Senat AS. Keduanya mengkritik manajemen platform yang dinilai lebih fokus mengejar pendapatan finansial ketimbang membenahi sistem keamanan penggunanya.
Gagasan pengawasan ini mengemuka setelah Isu perlindungan anak dari ancaman predator daring dalam video game menjadi sorotan, termasuk pembahasannya oleh YouTuber Roblox Schlep bersama pembawa acara To Catch a Predator, Chris Hansen, pada ajang CrimeCon 2025.
Sebagai bentuk tindakan nyata, Subkomite Kehakiman Senat AS telah mengirimkan surat resmi yang mempertanyakan komitmen perlindungan pengguna di bawah umur kepada pimpinan tertinggi platform tersebut.
"Roblox tampaknya memprioritaskan pendapatan mereka daripada keselamatan dan kesejahteraan anak-anak, dan dugaan aktivitas kriminal di platform game memerlukan pengawasan Kongres," ujar Hawley dan Durbin lewat surat terbuka yang dikirim kepada Founder dan CEO Roblox, David Baszucki.
Melalui surat penagihan tersebut, parlemen mendesak manajemen perusahaan untuk menyerahkan berkas transparansi penanganan isu kekerasan fisik, perundungan, hingga eksploitasi finansial anak di bawah umur. Pihak Roblox diberikan batas waktu konfirmasi hingga 31 Agustus 2026.