SBY Absen Upacara HUT Ke 81 RI Karena Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Share

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) absen dari upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/8/2026), akibat harus menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Kabar ketidakhadiran tokoh nasional tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga dan Istana Kepresidenan, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Putra SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, hadir mewakili keluarga besar dalam agenda pengibaran bendera tersebut. Ibas datang ke lokasi acara bersama putranya, Erlangga, sementara istrinya mendampingi SBY selama proses medis berlangsung.

"Alhamdulillah, saya mewakili keluarga besar Pak SBY, saya juga didampingi oleh anak saya, Erlangga, kebetulan istri saya sedang mendampingi Pak SBY yang sedang melakukan kegiatan medical check-up," kata Ibas, Wakil Ketua MPR Fraksi Demokrat.

Proses pemeriksaan medis yang dijalani SBY memakan durasi lumayan panjang. Ibas menyampaikan pesan ayahnya serta menegaskan komitmen sang mantan presiden terhadap bangsa meski berhalangan hadir secara fisik.

"Kita tahu proses medical check-up membutuhkan waktu yang cukup panjang, sehingga dalam hal ini, tahun ini, Pak SBY titipkan pesannya yang saya yakin para media dan teman-teman wartawan sudah mendengar secara langsung," ujar Ibas.

Ibas juga mengutarakan harapan agar masyarakat turut mendoakan kesembuhan SBY agar dapat terus berkontribusi bagi Indonesia.

"Namun, jauh di sana, tapi insyaallah hati Pak SBY tetap untuk Indonesia," imbuhnya.

Di samping menyampaikan pesan ayahnya, Ibas meminta dukungan spiritual dari publik untuk kelancaran pemeriksaan kesehatan SBY.

"Insyaallah mohon doanya Pak SBY sehat walafiat, dapat terus …. negara yang kita sama-sama cintai, dan terus membimbing generasi muda untuk terus bangkit merawat bumi pertiwi," imbuhnya.

Sementara itu, Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan pihak Istana Kepresidenan telah mengirimkan undangan resmi upacara kepada seluruh mantan presiden dan wakil presiden. Konfirmasi kehadiran dari para tokoh bangsa tersebut diproses secara bertahap sejak beberapa hari sebelum acara.

"Belum semuanya lengkap konfirmasinya karena ada juga yang baru saja tadi kontak kami, baru hari ini diterima oleh pihak keluarga, baik presiden terdahulu maupun wakil presiden terdahulu," kata Prasetyo pada Rabu (12/8).

Pemerintah memaklumi kondisi kesehatan SBY yang mewajibkannya terbang ke luar negeri untuk menjalani perawatan rutin tahunan.

"Tetapi yang dapat kami informasikan, salah satunya Presiden SBY kebetulan sedang menjalani medical check up, sebenarnya pemeriksaan rutin saja. Sehingga kemungkinan besar beliau tidak dapat menghadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi," ujarnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author