Pengurus RW di Kalideres Gelar Sayembara Rp10 Juta Tangkap Pencuri LPG
Pengurus RW 12 Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, mengadakan sayembara berhadiah Rp10 juta bagi warga yang bisa memberikan informasi terkait pelaku pencurian lima tabung gas LPG milik seorang pedagang pada Rabu (15/7/2026).
Upaya pencarian ini dilakukan setelah aksi pembongkaran paksa tempat penyimpanan tabung gas di gerobak dagangan tersebut terekam oleh kamera pengawas (CCTV), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Pengurus RW 12 Pegadungan, Arif Rahman, menjelaskan bahwa sayembara ini bertujuan membantu aparat kepolisian dalam mengungkap identitas pelaku serta memberikan efek jera agar aksi serupa tidak kembali terjadi di wilayah tersebut.
"Maka kita adakan sayembara yang pertama Rp 5 juta tapi kita naikkan jadi Rp 10 juta bagi yang memberikan informasi, ya kan, keberadaan atau mengetahui orang tersebut kepada pihak kepolisian," kata Arif kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).
Aksi kriminalitas ini dilaporkan berlangsung pada Minggu (12/7) pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB, dengan pelaku yang beraksi sendirian mengendarai sepeda motor biru yang dipasangi keranjang sayur di bagian belakang.
"Emang ada CCTV. Jam enam. Jadi motornya itu bawa motor warna biru, belakangnya ada keranjang buat sayur," ujarnya.
Warga sekitar tidak mengenali sosok pria dalam rekaman CCTV tersebut sehingga terduga pelaku disinyalir merupakan warga dari luar lingkungan RW 12.
"Kelihatannya orang luar. Satu orang, naik motor. Tabung gasnya ada di gerobak, didongkel kayaknya," ucapnya.
Insiden hilangnya lima tabung gas ini dinilai sangat memberatkan korban karena kehilangan modal utama untuk mencari nafkah sehari-hari.
"Kasihan orang mau dagang, tiba-tiba gasnya nggak ada," tuturnya.
Menurut keterangan pengurus lingkungan, kawasan komersial milik para pedagang kaki lima di lokasi tersebut juga sempat mengalami pembobolan lemari beberapa waktu sebelumnya.
"Belum lama dibongkar lagi yang kwetiau. Lemarinya dibongkar, enggak dapat apa-apa selain rokok," katanya.
Pihak pengurus RW kini mengarahkan pedagang yang menjadi korban pencurian untuk segera merampungkan pelaporan resmi ke polsek setempat agar kasus ini diproses lebih lanjut.
"Kita suruh bikin laporan ke kepolisian," imbuhnya.