Samsung Luncurkan Program Ekosistem Pendidikan Digital di Indonesia
Samsung Electronics Indonesia meluncurkan Samsung for Education Programme sebagai ekosistem pendidikan digital terintegrasi untuk membantu sekolah mengoptimalkan implementasi Kurikulum Merdeka. Langkah ini dilansir dari Detik iNET sebagai upaya mendukung program Digitalisasi Pembelajaran yang telah menjangkau lebih dari 288 ribu sekolah. Inisiatif tersebut dirancang guna memfasilitasi ekosistem nasional yang kini mencakup 50 juta siswa dan 4 juta guru di Indonesia.
Program ini menggabungkan penyediaan perangkat Galaxy, platform pelatihan guru melalui Samsung Learning Hub, hingga sertifikasi khusus untuk sekolah. "Di Samsung, kami believe bahwa teknologi harus menjadi sarana untuk memberdayakan setiap individu. Dalam dunia pendidikan, kami menghadirkan ekosistem yang mendukung guru, memperkuat kesiapan digital sekolah, dan mendorong siswa untuk belajar dengan percaya diri," ujar Carl Nordenberg, Vice President and Regional Head of Mobile eXperience Business Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania.
Penerapan program ini ditopang oleh tiga pilar utama, yaitu perangkat pendidikan, pengembangan kompetensi guru, serta pengakuan sekolah. Pada pilar perangkat, Samsung menyediakan fasilitas Galaxy Tab yang dilengkapi S Pen, Samsung Notes, Galaxy AI, serta sistem keamanan Samsung Knox.
Untuk peningkatan kompetensi guru, Samsung bekerja sama dengan konsultan teknologi pendidikan Savvy dalam mengelola materi literasi digital dan manajemen perubahan. Jalur pengakuan sekolah juga dihadirkan melalui dua kategori penghargaan, yaitu Samsung School dan Samsung Digital Lighthouse School. Saat ini, predikat Samsung Digital Lighthouse School telah diberikan kepada empat sekolah di wilayah Asia Tenggara dan Oseania. Empat institusi tersebut adalah Yayasan Al Muslim Bekasi, Salman Al Farisi Bandung, SMP Islam Al Azhar 25 Tangerang Selatan, dan Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) Malang.