Saham Roblox Anjlok 70 Persen Imbas Minimnya Game Viral
Kinerja keuangan Roblox Corp (RBLX) mengalami penurunan signifikan dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Nilai saham platform permainan populer tersebut tercatat merosot hingga 73,13 persen dibanding periode sebelumnya.
Sebagaimana dilansir dari Gamebrott, harga saham Roblox pada 2025 sempat berada di level 134,14 US Dollar. Angka tersebut kemudian anjlok drastis hingga menyentuh 36,04 US Dollar.
Penurunan drastis ini turut diperkuat oleh rilis laporan keuangan kuartal kedua 2026 pada 31 Juli 2026. Laporan tersebut mencatat hasil pertumbuhan perusahaan yang berada jauh di bawah estimasi awal.
Dampak dari koreksi ini membuat Roblox kehilangan nilai pasar sekitar 70 Miliar US Dollar atau setara Rp1.100 Triliun. Penurunan juga terjadi pada aspek operasional pengguna.
Jumlah pengguna aktif harian (DAU) Roblox pada kuartal kedua 2026 menyusut menjadi 123 juta pengguna. Padahal, pada kuartal ketiga 2025, angka pengguna aktif harian sempat menembus 152 juta orang.
Pihak Roblox mengidentifikasi kelangkaan game viral baru sebagai salah satu pemicu utama penurunan performa perusahaan. Pola konsumsi pengguna saat ini cenderung bergeser ke pengalaman atau judul game baru.
Pada 2025, platform ini didorong oleh popularitas sejumlah game viral seperti game mendaki gunung, Grow a Garden, dan Steal a Brainrot. Namun, tingkat popularitas judul-judul tersebut kini mulai meredup.
Upaya pengembang untuk merilis sekuel seperti Grow a Garden 2 hanya mampu mempertahankan masa viral dalam waktu singkat. Hal ini berdampak langsung pada siklus pendapatan platform.
Chief Financial Officer Roblox, Naveen K. Chopra, menjelaskan bahwa pergeseran perilaku pemain memengaruhi monetisasi. Pemain beralih dari game viral 2025 yang berpendapatan tinggi ke game baru dengan tingkat monetisasi per jam lebih rendah.
Di samping itu, perubahan algoritma rekomendasi perusahaan kini lebih mengutamakan game jangka panjang. Langkah optimasi ini secara tidak langsung mengorbankan potensi monetisasi jangka pendek perusahaan.