Marco Rubio Temui Joseph Aoun Bahas Perdamaian Lebanon
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio melakukan pertemuan diplomatik dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun di Washington pada Senin (20/7/2026) guna membahas langkah perdamaian melalui pelucutan senjata Hizbullah. Kunjungan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan kedatangan pertama kepala negara Lebanon ke ibu kota AS sejak tahun 2009, seperti dilansir dari Detikcom. Pembicaraan bilateral tersebut berlangsung di Departemen Luar Negeri AS, dan Joseph Aoun juga dijadwalkan melangsungkan pertemuan dengan Presiden Donald Trump pada hari Selasa.
Dalam pertemuan itu, pihak AS memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah Lebanon terkait keamanan wilayah mereka. "upaya yang gigih untuk merebut kembali kedaulatan Lebanon, melucuti senjata Hizbullah dan membongkar infrastruktur terorisnya, dan bergerak menuju perdamaian," puji Marco Rubio, Menteri Luar Negeri AS melalui pernyataan Departemen Luar Negeri setelah pembicaraan selesai.
Pemerintah Amerika Serikat juga menyatakan komitmen penuhnya untuk mengawal stabilitas di kawasan tersebut. Dukungan ini mencakup aspek pemulihan ekonomi bagi masyarakat Lebanon.
"untuk mendukung keberhasilan implementasi Kerangka Kerja Trilateral dan untuk mendukung upaya Pemerintah Lebanon dalam mewujudkan perdamaian, pemulihan ekonomi, dan masa depan yang lebih baik bagi rakyat Lebanon." kata Marco Rubio, Menteri Luar Negeri AS. Di sisi lain, kantor kepresidenan Lebanon mengonfirmasi bahwa agenda utama Joseph Aoun di Washington adalah mengupayakan penguatan gencatan senjata. Selain itu, Lebanon mendesak penarikan mundur pasukan Israel dari wilayah yang saat ini masih diduduki.
Sementara itu, situasi regional sedang memanas setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara pada hari Minggu. Tindakan militer tersebut dilakukan sebagai bentuk hukuman terhadap Iran menyusul tewasnya tentara AS pertama sejak konflik terbuka kembali pecah di Timur Tengah.